cerita sex

Cerita Dewasa Syur Melayani Nafsu Binal Dokter Cantik

Manda adalah seorang dokter muda yg masih cantik dan sangat menarik.
Manda baru saja menikah dgn seorang insinyur muda bermasa depan cerah,
yg bekerja di sebuah instansi pemerintah. Sosok Manda amat menawan, jadi
tak heran banyak pasiennya yg kagum dan simpati kepadanya. Selain
cantik Manda juga tinggi dan memiliki kulit sawo matang, di tunjang dada
yg tidak terlalu menyolok jika dilihat.

Novel Seks Saat ini Manda baru saja berumur 28 tahun dan telah menyelesaikan
spesialisnya. Ia sdh menikah dgn Irwan kurang lebih 1 tahun, mereka
memutuskan untuk menunda dulu punya bayi demi karier Manda dan Irwan.
Kehidupan pasangan ini sangat mesra dan harmonis, mereka sama2 berasal
dari lingkungan yg berada dan cukup terpandang di kota itu.

Suatu hari Manda mendapat tugas dari kantornya untuk mengabdi di sebuah
pulau yg baru saja menjadi kabupaten di provinsi itu. Sebagai dokter yg
telah terikat sumpah bakti, maka dgn berat hati ia menerima tugas itu,
meskipun ia akan berpisah beberapa saat dgn suaminya Irwan. Jarak pulau
itu dgn kota provinsi memang agak jauh di tempuh dgn kapal laut perintis
sekali seminggu. Saat pertama Manda menempuh pulau itu, ia di antar
Irwan,suaminya, bagaimanapun Irwan ingin melihat lingkungan tempat kerja
istrinya itu. Cerita Sex Dokter

Dokter Manda menempati rumah dinas yg memang agak jauh dari rumah
penduduk lain dan dekat dgn puskesmas. Selama di sana, Irwan selalu
menasehati istrinya agar berhati hati dgn penduduk pulau itu, yg memang
masih sedikit tertinggal peradabannya. Ia percaya Manda bisa menjaga
diri, tapi dalam hatinya memang ada sedikit kekuatiran. Karena selain
cantik, hanya Manda seorang wanita yg bertugas di puskesmas itu.

Hampir setiap malam Irwan menyirami batin Manda dgn kemesraan2. Ia
berharap Manda akan puas, dan sebab tidak setiap saat mereka bersama.
Hampir semua cara telah di praktekan Irwan untuk melaksanakan
kewajibannya kepada Manda, dan selalu di akhiri dgn kepuasan yg tinggi
bagi keduanya.

Pada saat itu di puskesmas tinggallah Manda seorang diri dan di bantu
oleh seorang laki2 yg bertugas sebagai pengantar ke desa2 pinggir pulau
itu untuk memberikan pelayanann kesehatan. Lelaki itu bernama pak Badri,
ia penduduk asli kota itu. Umurnya sdh 56 tahun tapi masih kuat
mengayuh dayung perahu, yg selalu membawa Manda ke desa itu. Sosoknya
cukup tinggi, hitam dan amat di takuti dipulau itu. Badri juga memiliki
istri 3 orang dan ia di segani dipulau itu. setiap hari Badri selalu
menemani Manda , kedesa dgn perahunya.

Koleksi Cerita Panas Terbaru 2017, Teradang jika larut malam, pak Badri tidak pulang ke rumah istrinya,
karena jauh dan ia menginap di rumah dinas Manda. Ia juga mengetahui
sesekali Irwan, suami Manda datang dan bermalam di rumah itu. Suatu
hari, Badri tanpa sengaja melihat Manda dan Irwan sedang melakukan
hubungan badan, ia tidak tahu saat itu Irwan ada di rumah.

Ia sempat melihat kepolosan Manda saat di senggamai Irwan. Dan sejak
saat itu, ia slalu terbayg akan sosok tubuh Manda. Pada akhir2 setelah
itu, suami Manda jarang datang ke pulau itu dan kebetulan pak Badri
menanyakan kepada Manda,

Buk, pak Irwan kok jarang kesini lagi? tanyanya.

Oooo.. bang Irwan sekolah lagi ke jawa. Yahhh kirakira 4 sampai 5 bulan pak jawab Manda.

Pantas bapak gak pernah kelihatan kata Badri.

Sebulan kemudian, suatu malam sepulang dari desa, hujan turun dgn
derasnya dan disertai angin topan. Untunglah saat itu Manda dan pak
Badri telah sampai dipinggir sungai. Lalu dgn basah kuyup mereka berlari
kerumah Manda.

Sesampainya dirumah Manda menyilahkan pak Badri masuk,

Masuk aja pak, nanti saya ambilkan handuk kata Manda sambil berlalu kebelakang.

Lalu ia memberikan handuk dan pak Badri pun membuka pakainannya yg
basah. Sedangkan Manda ke kamar mandi untuk membersihkan badan dan
mengganti pakainannya yg basah dgn pakaian tidurnya. Lalu ia kedepan dan
memberikan baju bekas suaminya ke pak Badri. Cerita Ngentot

Dipakai saja baju bang Irwan ini pak kata Manda ke pak Badri.

Makasih buk kata pak Badri.

Lalu Manda ke dapur dan membuatkan kopi panas buat pak Badri. Tak lama
kemudian ia keluar dan menghidangkan kopi panas kepada Badri sambil
jongkok. Saat itu sempat terlihat belahan dada yg tertutup bh oleh pak
Badri, alangkah mulusnya,, guman pak Badri dalam hati.

Manda saat itu tidak sadar bahwa dadanya sempat diintip Badri. Ia lalu duduk di sofa itu sambil berkata,

diminum kopinya pak

baik buk kata Badri.

Lalu Manda berbincang dgn pak Badri,

pak, kalau hujan dan dingin gini apa bisa pak Badri tidur di sofa ruang tamu aja? kata Manda.

Soalnya kamar hanya satu katanya lagi.

Ooo gak apa apa buk jawabnya.

Oh ya udah pak. Saya tidur dulu ya kata Manda.

Sambil bergurau pak Badri bilang Hati2 bukkk, kalau takut, biar saya temani di kamar katanya

Ooooo.. jangan pakkk, nanti saya khilaf pak kata Manda gak kurang guraunya.

Sekalikali gak apa buk, kan ibu kesepian

Wahhh kurang ajar juga orang ini kata Manda dalam hati.

Tidak pak kata Manda lagi.

Lalu pak Badri berdiri dan mengikuti Manda ke kamarnya.

Lho ada apa kok bapak mengikuti saya? tanya Manda.

Saya tahu ibu pasti kedinginan dan butuh belaian, sebab ibu sdh agak
lama tidak berhubungan dgn suami ibu. Jadi saya bersedia menggantikan
suami ibu kata Badri lagi.

Keluar!!!! kata Manda keras.

Jangan galakgalak bu, nati kecantikan ibu habis jawabnya lagi.

Cuma sebentar kok bu, gak ada orang yg tahu juga kata pak Badri.

Sedang Manda saat itu dalam hatinya bergolak ingin marah dan menampar
muka pak Badri. Namun ia tahu ia hanya seorang diri di malam yg di
sertai hujan deras itu.

Buk, saya sdh lama juga ingin bersama ibu kata pak Badri.

Sejak saya melihat ibu dan bapak berdua saat itu imbuhnya.

Kalau ibu tidak mau, saya akan berusaha membuat ibu mau katanya lagi.

Saat itu tak ada pilihan lain bagi Manda. Memang saat itu nafsunya
sedang berada dipuncak, namun ia tidak ingin dgn pak Badri yg dekil.
Namun ia tidak ada pilihan lain.

Manda hanya diam saja dan duduk di pinggir ranjangnya, sementara pak
Badri terus masuk kekamar dan duduk di samping Manda. Lalu ia membelai
rambut sebahu Manda, sambil menciumi bibir Manda. Manda hanya diam dan
menanti apa yg akan diperbuat lelaki itu. Pak Badri lalu berdiri,
menutup pintu kamar dan menguncinya.

Ia lalu membelai dada Manda, ia turunkan baju tidur Manda sambil
menciumi leher jenjangnya. Setelah baju tidur itu terbuka, ia lalu buka
pengait bh yg berukuran 34b itu. Tampak dua gunung kembar yg mulus dan
terawat. Mulut pak Badri tak hentihentinya menciumi dan menjilati
puting susu Manda. Sebelah tangannya lagi turun kebawah dan membuka kain
penutup mEmek Manda. Lalu Manda ia baringkan di ranjang, celana dalam
Manda ia tarik kebawah, lalu terbukalah goa kenikmatan yg tertutup bulu
halus.

Lalu jari pak Badri memasuki goa itu. Ia memainkan nafsu Manda hingga
Manda pun sempat orgasme dan mengeluarkan cairannya. Pak Badri lalu
membuka pakainanya, sehingga mereka samasama telanjang bulat. K0ntol
pak Badri tampak tegak mengacung ingin cepat2 masuk kedalam mEmek dokter
Manda. Manda yg telah terbuai nafsu hanya pasrah dan menanti. 

Tubuhnya terlentang di ranjang, tangannya hanya terbuka, dan dadanya
penuh keringat. Tanpa menunggu lebih lama lagi pak Badri membuka paha
Manda dan memasukan k0ntolnya yg besar kedalam lubang mEmek Manda. Dgn
penuh nafsu pak Badri memajumundurkan pantatnya, menyodokkan k0ntolnya
yg keras itu di lubang kemaluan Manda yg sdh basah.

Manda hanya pasrah mengikuti permainan pak Badri sambil terus mendesah.

aachh,, oouuuhhh,, mmhhh,,, aah,, aaaahh,,, hanya kata kata itu yg keluar dari mulut Manda.

Semakin lama Manda pun seperti semakin menikmati permainan pak Badri yg
semakin intense. Desahandesahan lirihnya mengiringi setiap sodokan
k0ntol pak Badri di mEmeknya. Manda tidak menygka bisa mendapat
kenikmatan dari lelaki selain suaminya, bahkan ia merasakan kenikmatan
yg lebih. Mungkin karena ukuran k0ntol pak Badri yg lebih besar dari
suaminya.

Setelah sekitar 20 menit pak Badri memaju mundurkan k0ntolnya, barulah
ia memuntahkan spermanya di dalam mEmek Manda. Sedang Manda sejak
pertama tadi telah klimaks berulang ulang. Mereka pun kemudian langsung
tidur, dan malam itu berlalu tanpa sepatah kata pun dari Manda.

Setelah kejadian itu, saat birahi Manda sedang berada di puncak, ia
terkadang meminta pak Badri untuk menemaninya di kamar, hanya untuk
memuaskan nafsunya. Pak Badri pun dgn senang hati menuruti permintaan
Manda. Dan sampai saat ini mereka masih berhubungan.

Post Terkait

19total visits,1visits today