cerita sex

Cerita Sex Dari Phonesex Lanjut Ngesex

Bukan jamannya lagi melakukan hubungan pertemanan harus berawal ketemu langsung,sekarang sudah banyak webweb yang mengantarkan kita untuk bertemu berjuta kawan dengan melului sambungan internet di dunia maya.

Dunia internet sekarang menjangaku di seluruh pelosok dunia .Tak harus dengan laptop,atau PC. Dengan Handphone komunikasi internet atau browsing lewat internet dapat dilakukan dengan genggaman tangan.Ya orisex.com kali ini akan menceritakan kejadian unik sebuah perkenalan lewat Handphone berkhir mesum.

INi kisahnya. Peristiwa ini beraal saat salah satu operator telpon seluler xxxxx mengadakan semacam chatting via handphone ke nomor operator seluler tadi yaitu xxxx. Sebut saja aku Didot asal kota Surabaya isengiseng ikutan mendaftar dengan cara mengirimkan ID, umur, jenis kelamin dan asal kota ke nomor xxxx tersebut, setelah beberapa saat aku mendapat balasan yg berisi ID, umur, jenis kelamin dan asal kota dari masingmasing anggota yang mendaftar yang tentunya jenis kelaminnya berlawan jenis dengan aku.

Kemudian aku coba menghubungi salah satu dari ID (Ajeng) tadi dan ternyata memberikan sambutan yang antusias sekali.

Baca Juga: Ngentot Dengan Ibu Haji

Didot : hi
Ajeng : hi juga
Didot : leh kenalan gak
Ajeng : leh, aku Ajeng di sby
Didot : daripada kita chat lewat nomor opr, bs minta no hp kamu gak ?
Ajeng : ini xxxxxxx, trus nomor kamu ?
Didot : lho nomor nya kok berubah jadi xxxxxxx semua neh

(memang operator mungkin memblokir semua hal yang berhubungan dengan nomor telpon, jadi berubah menjadi xxxxxxx semua)

Ajeng : coba gini deh, aku pake kode aja ok. Kalo a=0 b=1 dst ok. Ini no aku abcdefg
Didot : ok deh, aku hub kamu yach di nomor ini

Selanjutnya aku hubungi dia langsung dan basa basi layaknya orang yang baru kenalan. Pada waktu itu aku mengaku dari jakarta yang kebetulan dinas di surabaya. Begitu selanjutnya kita berhubungan lewat phone sampai suatu ketika aku atau dia (aku tidak ingat pastinya) mengajak kontak via darat dan disepakati kita bertemu disalah satu plaza yang ada di Surabaya dibagian informasinya pada jam 5 sore.

Jam 5 lebih 15 menit aku sudah disana dan aku langsung menuju ketempat yang kita sepakati tapi aku tidak menemukan orang dengan ciriciri seperti Ajeng. Lalu aku call dia dan ternyata masih terjebak kemacetan (karena ada demonstrasi mahasiswa katanya) dan aku di suruh menunggunya. Sampai satu jam aku menunggu lamanya, kemudian ada telpon masuk dan aku lihat ternyata Ajeng, langsung aja aku angkat

Ajeng : aku sudah nyampe, sekarang lagi memarkir kendaraan
Aku : kamu parkir disebelah mana ?
Ajeng : aku parkir disebelah barat
Aku : ok deh aku kesana

Aku langsung aja cabut menuju tempat parkiran tapi tetap juga nggak aku temukan ciri2 cewek seperti Ajeng. Kemudian aku telpon ke dia mau menanyakan posisinya sekarang dimana

Aku : kamu sekarang dimana ?
Ajeng : sebentar, aku ada di parkiran lagi menitipkan jaket neh
Aku : ok deh aku tunggu

Aku langsung menuju tempat parkiran yang dimaksud. Tak lama berselang handphone ku berbunyi lagi dan aku lihat Ajeng yang menelpon aku, langsung aja aku angkat dan aku tanya sudah sampai dimana, ia bilang kalau sudah sampai di depan salah satu restoran fast food terkenal, karena aku berjalan juga kearah restoran tersebut jadi dapat aku lihat Ajeng. Ia mengenakan celana sexy dan baju yang lumayan membuat setiap lakilaki menelan ludah bila melihatnya. Kemudian aku bilang bahwa aku sudah melihat dia.

Aku langsung dikenalin ama cewek yang ternyata adiknya dan Ajeng langsung menggandeng aku mengajak jalanjalan di plaza tersebut. Sebenarnya aku agak risih juga melihat keagresifan Ajeng yang tibatiba menggandeng tanganku, aku berbisik nggak enak tuh ama adikmu, kataku, tapi ia cuek aja malah balik bertanya kenapa sih, masak Cuma menggandeng tangan aja nggak boleh, tapi akhirnya dilepas juga tuh tangannya dari tanganku.

Tidak berapa lama setelah jalanjalan dan adiknya dibelikan kaos kita langsung pulang dan dia minta aku mengantarnya pulang sedang adiknya naik sepeda motor nya sendirian. Karena kita parkir ditempat berbeda maka aku sarankan dia menunggu di tempat parkiran bersama adiknya untuk mengambil helm dan aku mengambil sepeda motorku sendiri.

Setelah mengambil sepeda motor aku langsung menuju ketempat dia parkir bersama adiknya. Setelah itu dia langsung membonceng aku dan adiknya naik sepeda motor sendiri. Tak kusangka dia naik di belakang ku sambil memeluk aku, aku berpikir anak ini moderat juga ya baru kenal langsung berani memeluk erat dibonceng ama cowok. Tapi itu gak aku pikirin, belum lama berjalan tibatiba gerimis datang dan aku menawarkan apa perlu pakai jas hujan apa enggak tapi dia malah menolaknya. Kemudian aku mengkhawatirkan adikya dia malah menjawab kok nggak mengkhawatirkan aku sih, aku cuma tersenyum dan diam aja.

Sesampainya di rumahnya aku dipersilakan menunggu dulu sambil dia ganti baju. Sambil duduk aku juga membersihkan sisasisa air hujan yang menempel di celana blue jeans ku. Tak berapa lama kemudian ia keluar dengan hanya mengenakan baju tidur yang mini sekali dan terkihat lebih sexy dari pertama aku melihat nya, dan tanpa rasa malu langsung duduk bersandar di pundakku.

Sebagai seorang lakilaki tentu saja hal ini membuat darahku berdesir, dan rupanya dia mengerti keadaan ku. Kami cuma sekedar bicangbincang sekedarnya, dan juga dikarenakan waktu yang sudah larut maka aku langsung pamit aja dan buat appointment untuk berjumpa lagi keesokan harinya.

Dan entah disengaja atau tidak dia menyentuh bagian sensitif dari tubuhku dan dia cuma tersenyum aja. Dia Cuma pesan hatihati terhadap adik ku. Aku cuma tersenyum melihat tingkah lakunya, dan sebelum aku pulang dia minta disayang dan aku cium aja pipinya kiri dan kanan (maklum belum terbiasa).

Singkat cerita aku sering maenmaen ke rumahnya dan pada suatu hari yang panas aku dan dia berdua di ruang tamu lagi ceritacerita yang akhirnya masuk ke hal yang sensitif yaitu sex. Dengan agak mendesah dia mulai berani memegang paha kanan ku dan mengelusngelusnya sampai akhirnya naik ke resleting celana jeans ku.

Aku hanya bisa memeluk dan mulai merabaraba kedua payudaranya. Rupanya dia sudah mulai terangsang oleh gerakan tanganku pada payudaranya, hal ini segera saja tidak aku siasiakan. Aku langsung membuka resleting celana ku dan aku suruh dia megang langsung mr P aku, dan tanpa pikir panjang dia langsung memegang nya erat sambil sesekali mengocoknya perlahan begitu juga aku tak mau ketinggalan tanganku langsung masuk kebalik bra nya yang warna hitam danaku cari puting nya ingá kau puntir perlahanlahan dimana dia langsung menggelinjang berat.

Tak hanya disitu tangan ku yang satunya langsung meraba kedua pahanya bergantian dan tak berapa lamanya langsung saja tanganku masuk dibalik celana dalam nya yang juga berwarna hitam dan langsung menuju memeknya yang ternyata sudah basah. Tanpa pikir panjang aku langsung masukkin jari tangannku ke dalam Luang memeknya nya dan aku mulai maju mundurkan hingga membuat dia mendesah dan malah lebih erat mencengkeram kont0l ku tambah keras.

Lalu aku bisikkan apa mau dia mengulum kont0lku dan dia langsung saja menuju ke arah kont0lku dan mengulumya dengan rakusnya. Hal ini malah menambah diriku menjadi tak terkendali ditambah lagi jari tanganku sudah dijepit didalam memeknyanya yang masih rapet sekali. Aku tak bisa menahan lagi dengan cara dia mengulum kont0lku, kemudian aku bisikan bahwa aku sebentar lagi mau keluar minta istirahat dulu.

Dan ternyata dia nggak mau dan malah meneruskan dengan bersemangatnya hingga ahhhhh spermaku keluar dan langsung masuk ke mulutnya dimana jari tangannya malah dengan eratnya mengocokngocok kont0lku sampai habis semua spermaku masuk kedalam mulutnya dan aku juga makin dalam memasukkan jariku kedalam memeknya nya hingga dia melepaskan mulunya dari kont0lku dan kau juga melepaskan jariku dari memeknya nya. Dengan muka merah dia merapikan bajunya dan setelah itu ke kamar mandi untuk membuang semua sperma yang telah masuk didalam mulutnya.

Dengan lelah aku merapikan celana dan bajuku, aku terkulai lemas di sofa ruang tamu hingga dia balik dan tersenyum padaku

Ajeng : wuih banyak sekali tuh sperma di mulutku sampai tertelan sedikit
Didot : lho kamu telan semua juga nggak apaapa kok malah menyehatkan
Ajeng : ah yang bener neh,kalau gitu sekali lagi yuk aku kulum kont0l kamu
Didot : ah nggak deh, istirahat dulu yach ok

Lalu dengan manjanya dia rebah di dadaku dan aku memeluknya erat serta mencium keningnya.

*Elegi Buat Ajeng (2)

Cerita ini merupakan kelanjutan dari ceritaku yang pertama dimana setelah kejadian dia mengulum kont0lku dan menampung spermaku di mulutnya kita masih sering ketemu dan melakukan hal itu berulangulang dan rupanya dia merasa gak puas Cuma melakukan oral sex hingga pada suatu hari dia menawarkan hal yang menurut aku nggak masuk akal

Ajeng : mas, gimana kalau kont0l kamu dimasukkin ke memeknya aku pasti rasanya enak
Didot : hah gimana cara melakukannya ? di ruang tamu ini ?
Ajeng : iya, gimana ? mau nyoba nggak ?
Didot : boleh juga deh

Tanpa banyak bicara dia langsung melepas cd nya dan memasukkannya ke dalam kamarnya, dia kembali dengan wajah berbinar. Langsung saja resleting celana jeans ku di bukanya dan dia mulai mengulum nya hingga kont0lku menjadi keras dan dengan membelakangiku dia langsung naik di pahaku sambil mengangkat roknya yang mini dan tangan satunya memegang kont0lku dan mulai memasukkannya kememeknya nya.

Mulamulanya nya agak kesulitan juga memasukkan kont0lku tapi aku langsung megang memek nya dan mulai menggesekgesekan jariku hingga basah kemudian aku tuntun pantatnya menuju kont0lku dan bless.. masuklah kont0lku kedalam memeknya nya. Entah karena memeknya yang kecil atau kont0lku yang besar tibatiba dia menarik pantatnya hingga terlepas kont0lku dari memeknya. Dengan terengahengah ia berkata bahwa Sangat terangsang sekali saat kont0lku masuk kedalam memeknya nya.

Tetapi dengan perlahan dan pasti dia mulai menjilati kont0lku dengan rakusnya dan langsung memasukkan kepala kont0lku ke mulutnya dengan lahapnya. Begitu terasa olehnya sudah tegang sekali kembali dia berdiri dan mulai memasukkan kont0l ku ke dalam memeknya nya, kali ini lebiih mudah mungkin karena dia sudah sangat terangsang dan memeknya sudah basah sekali.

Dengan pelan dia mulai menaik turunkan pantat nya dengan aku bantu memegangi pantatnya. Makin lama makin cepat temponya dia menaik turunkan pantat nya hingga tak berapa lama estela itu aku sudah tidak tahan dan aku berbisik Ajeng, aku sudah nggak tahan neh sebentar lagi keluar oh oh., nggak apaapa keluarin didalam aja ok begitu kata Ajeng sambil terengahengah. wah jangan nanti kamu hamil, ditaruh mulut kamu aja ok, begitu aku protes.

Dan ternyata dia sepertinya tidak mempermasalahkan maka begitu aku casi abaaba dia langsung melepaskan pantatnya dari kont0lku dan langsung mulai mengulum dan mengurut cepat kont0lku hingga sperma ku keluar tumpah di mulutnya, dengan rakus dia melahap kont0lku yang sudah keluar sperma sampai bersih dan langsung melepasnya begitu dirasa sudah tidak ada sperma yang keluar dan langsung merapikan rok dan bajunya kemudian membuang nya di kamar mandi.

Dengan letihnya aku juga merapikan baju dan celana jeans ku, langsung aku mengambil gelas berisi es jeruk dan meminumnya sampai habis. Setelah dari kamar mandi Ajeng kembali ke ruang tamu sambil senyumsenyum dan berkata wuihhh hebat kamu yach, rasanya seperti melayang situ deh sambil mengecup bibir ku lembut. Aku hanya tersenyum saja melihat kelakuan nya. Lalu kami saling berpelukan dan aku mencium mesra rambutnya yang wangi.

Dan tibatiba dia memandang ke arah ku sambil berkata pelan mas bagaimana kalau kita ngelakuin kayak gitu tadi di hotel, pasti rasanya lebih siiip deh dan kita bisa dengan bebas ngelakuinnya gimana ? aku sedikit bingung juga menjawab pertanyaan ini. Agak berapa lama aku terdiam sampai dia menggoyang tanganku dan aku tersadar wah gimana yach, soalnya aku nggak pernah ke hotel atau tempat sebangsa nya jadi aku nggak tahu dimana tempatnya. Tanpa aku sangka Ajeng berkata kalau masalah itu aku bisa tanya sama temanteman aku yang pernah maen di hotel ok. Aku hanya tersenyum mendengar keinginannya yang menggebugebu.

Seminggu setelah itu dia menghubungi aku via handphone,

Ajeng : mas aku sudah dapat info dimana kita bisa menyewa hotel buat ml
Didot : dimana itu dik ?
Ajeng : di hotel xxxxxxx , disini privacy dan keamanan terjamin
Didot : ok deh, kapan kita kesana ?
Ajeng : sekarang bisa ?
Didot : ok deh, aku jemput yach
Ajeng : ok, aku tunggu

Lokasi hotel ternyata didaerah pinggiran deket sebuah kampus PTS terkenal. Pertama kali kesana kami hanya lewat di depannya dulu untuk memastikan bahwa memang itu tempatnya, dan setelah agak jauh kami putar balik langsung menuju tempatnya. Ternyata hotel itu terdiri dari semacam kamarkamar yang terpisah dan masingmasing mempunyai garasi sendiri. Begitu masuk pelataran hotel seorang office boy langsung memandu kami untuk memasuki salah satu kamar yang kosong.

Begitu sampai didalam kami berdua langsung berpelukan dan saling mencium, aku langsung menarik keatas tank top yang dikenakannya dan langsung melepas bra nya sambil aku pilinpilin ke dua putingnya. Tak mau ketinggalan dia langsung melepas sabuk yang aku kenakan dan melorotkan celana dan cd ku hingga kont0lku mengacung tegak pas di hadapannya dan langsung di lahapnya dengan rakus sambil mengulum dan mengeluselus kedua buah pelirku, sambil aku buka baju aku juga melorotkan celana panjang nya.

Karena nggak tahan di kulum langsung aja aku rebahin dia di tempat tidur lalu aku posisiin dia 69 supaya aku bisa menjilati memeknya yang ternyata wuih sedap banget bo. Ternyata ciuman bibirku di memeknya membuat dia terangsang banget sampaisampai bibirku basah oleh cairan kewanitaannya yang berbau khas.

Karena sudah lama pengen ml ditempat yang bebas atau karena sudah terangsang Ajeng langsung aja melepas kulumannya pada kont0lku dan aku dipaksa terlentang hingga dia dengan ganasnya menaiki perut ku dan mulai mengarahkan kont0lku ke lubang memeknya nya yang sudah mulai basah.

Dengan wajah penuh nafsu dia menaik turunkan pantatnya dan sambil bergoyang terusmenerus membuat aku mau tidak mau harus ikut mengimbangi permainannya. Kedua pahanya aku remasremas hingga hal ini membuat nafsunya makin menjadijadi. Karena merasa tidak tahan dengan posisi ini aku langsung saja membalik dia agar menungging hingga kita melakukan doggy style.

Sambil aku remas kedua payudaranya aku mengocok memeknyanya lebih kencang hingga membuat dia semakin liar goyangannya. Lalu aku bailik lagi tubuh Ajeng dengan gaya konvensDidotal dan langsung saja aku kulum kedua putingnya hingga membuat dia menggelinjang keenakan.

Hingga akhirnya aku nggak tahan ‚oh Ajeng, aku dah mau keluar neh, dan tanpa disangka dia memaksa aku untuk telentang dan dia langsung saja mengulum kont0l ku denga rakusnya dan menyedot hingga aku sudah nggak tahan dan ah, aku mau keluar neh, dia malah mempercepat kulumannya sampai aku memuncratkan sperma ku masuk di mulutnya dan dia dengan ganas menyedot hingga sudah tidak ada lagi sperma yang tersisa, semua masuk di mulutnya yang mungil dan dia langsung masuk ke kamar mandi untuk membuang sperma ku.

Aku tergeletak lemas setelah di sedot kont0lku oleh Ajeng hingga spermaku serasa habis masuk semua kemulutnya. Dari kamar mandi dia langsung rebah di sampingku dan memeluk aku erat sekali. Dia tersenyum dan mengajak aku untuk ml lagi.

mas ayo kita maen lagi yo, kata Ajeng
sebentar dong say aku mau istirahat dulu ok, kataku.
bagaimana rasanya spermaku say, sambungku lagi
wuih rasanya asin gimana gitu lho katanya manja
kalau pengen enak lagi tuh sperma kamu telan aja say kataku lagi
yang bener mas, masak enak, sambil berkata begitu dia mulai mengulum batang kont0lku yang masih tertunduk lemas.

Karena aku masih capek, terpaksa aku cuma diam aja rebahan di tempat tidur sambil menikmati sisasisa orgasme yang barusan dan kuluman bibirnya yang maut itu. Tidak berapa lama kont0lku sudah mengacung tegak dan tanpa berkata lagi dia langsung menaikki kont0l ku dan mulai memasukkannya ke dalam lubang memeknyanya.

Dengan segera dia mengoyangkan pantatnya hingga membuat nafsuku langsung naik lagi. Sambil memutarmutar pantatnya dia sesekali menjilati dadaku dan aku juga nggak mau ketinggalan meremasremas payudaranya hingga suaranya mendesahdesah nggak karuan. Cukup lama dia diatas ku sambil sesekali menduduki kont0lku agak lama yang menimbulkan sensasi luar biasa. Tak ketinggalan aku juga mengangkat tinggitinggi pantatku hingga serasa mentok ke lubang memeknya nya.

Karena capek dia meminta aku untuk diatas dan dia dibawah, kemudian aku miringkan tubuhnya dan aku masukkan kont0lku kedalam lubang memeknyanya dari belakang lewat bawah kedua kakinya dan langsung aku sodok hingga masuk ke dalam lubang memeknya nya.

terus mas, ohh rasanya mentok neh,

Kemudian aku ganti posisi dia tengkurap tapi pantatnya aku naikkan hingga membentuk segitiga tanpa melepas kont0lku dari memeknyanya. Dan ternyata hal ini menambah sensasi yang luar biasa yang Ajeng rasakan dan aku rasakan. Hingga karena aku tidak tahan langsung aku lepas kont0lku dan aku telentang yang langsung dilahap kont0lku dengan mulutnya serta di kocokkocok dan di kulumnya dengan cepat dan dengan cepat serasa ada yang mendesak kepengen keluar dari ujung kont0lku

ohhh ohh jeng aku sudah nggak tahan neh, dan dia mengerti maksudku hingga mengocok kont0lku lebih cepat dan
arrghh, oh . Sayang aku mau keluar neh, hingga membuat dia lebih mengatup eratkan mulutnya dan menampung semua sperma yang aku keluarkan hingga habis dan dia langsung menelannya pelanpelan sambil tersemyum kepadaku dan berkata
seperti apa yach, hihihihihi sambil tertawa nikmat sekali sperma kamu mas.

Setelah itu kami saling berpelukan dan istirahat hingga kami ketiduran sambil saling berpelukan. Setelah tidur yang cukup lama aku bangun dan ternyata Ajeng masih tertidur pulas dalam pelukanku. Aku langsung ke kamar mandi membersihkan diri sambil hujanhujanan dibawah shower, entah sudah berapa lama punggungku di guyur oleh air, tibatiba dari belakang Ajeng memeluk tubuhku hingga buah dadanya menempel hangat di punggungku.

Sambil memeluk aku, tangan yang satunya memegang kont0lku dan mengosokgosoknya hingga membuat perlahanlahan tegak kembali. Mulamula dia hanya mengosokgosok saja, tapi lamalama dia mulai arahkan mulutnya ke kepala kont0l ku dan di kulumnya dengan lembut. Aku Cuma bisa mendesahdesah dibawah shower sambil memegang kepala nya yang maju mundur melahap kont0lku dengan rakus. Karena aku lelah jadi aku biarkan saja dia mengulum semaunya dan ternyata dia mengerti apa yang aku mau.

Makin lama makin hot saja dia mengulumnya ingá tak terasa 10 menit sudah berlalu dan ternyata seperti ada yang mau keluar dari dalam pangkal kont0lku sehingga aku makin menekan kepalanya kearah kont0lku lebih keras dan akhirnya keluarlah spermaku dan langsung masuk ke mulutnya serta ditelan semuanya tanpa sisa sehingga kami berdua kelelahan duduk dibawah shower sambil menikmati derasnya air hangat yang keluar serasa mandi hujan.

Setelah mandi dibawah shower kami lanjutkan lagi tiduran di tempat tidur sambil menunggu pesanan makan siang yang tertunda.

Post Terkait