cerita sex

Cerita Sex Pacar Adik Iparku Yang Sangat Lihai Bercinta

Karena suntuk dengan kerjaan harian dikantor yang seabrekabrek, aku ambil cuti tahunanku
Yah refreshinglah istirahat di rumah.. mau keluar kota juga bini ndak bisa cuti Lumayanlah dapat jatah seminggu buat istirahat..

Yah hari pertama cuti sih masih enjoy tapi karena biasa kerja, dirumah jadi bingung sendiri mesti ngapain.. ya udah aku hidupkan laptopku surfing di DS..

Rumahku bersebelahan dengan rumah mertuaku.. yah rumah pojok, rumah mertuaku menghadap ke sisi lain, aku ke sisi lainnya lagi.. Cuma dapurnya aja yang nyatu dirumah Cuma aku dan istriku saja, kalo dirumah mertua ada tiga orang Bapak, Ibu dan adik iparku..

Hari itu dirumah cuma ada aku sendiri, sedangkan dirumah mertua cuma ada Bapak, ibu sedang dirumah neneknya istri.

Lagi asyikasyiknya baca cerita di DS eh muncul aja mertuaku dari dapur.. kontan aku tutup laptopku..
Oh ternyata mau pinjam motorku, katanya sih mau jemput mertua perempuanku, dan pulangnya agak sorean, maklum jarak tempuhnya aja setengah jam dari rumah.

Ya udah aku pinjaman aja, toh aku ndak kemanamana.

Bapak pergi dulu ya. Titip rumah ya, ntar kalo Yuni mau pulang tolong dikunci ya pintu rumah depan, dia lagi ngetik di kamar Roni.

Iya pak jawabku sambil menutup pintu garasi.

Yuni pacar adik iparku, Cuma saja Roni lagi tugas keluar kota, yg aku tau mereka bekerja di LSM yang sama. Jadi yah wajar aja kalo si Yuni pake computer adikku, karena mereka biasa kerja di kamar itu. Selain itu yang aku tau dari biniku si Yuni nih janda yang sudah punya 2 anak, suaminya meninggal karena Overdosis 2 tahun yang lalu. Dasar si Roni nih emang agak playboy. Setahun bisa berapa kali ganti pacar, entah kapan dia mau kawin.

Ya udah aku kembali ke Laptop (emang tukul) makin asyik dengan DS, wah nih adik kecilku juga ikut tegang. Aku ndak sadar ternyata si Yuni udah muncul di depanku.. waduh aku kaget plus malu karena di laptopku masih terbuka gambar dari forum Indonesia, seorang amoy yang bugil..

Spontan aku tanya dia Sudah mau pulang Yun? tanyaku.

Eh dianya malah senyumsenyum aja lihat aku kaget, dan matanya juga melirik adikku yang lagi tegang, mana aku lagi pake celana tidur pendek ndak pake CD lagi.

eh ndak mas jawabnya pas tadi ambil air ke dapur, yun dengar suara dirumah mas
Yun takut ada maling, rupanya mas
ndak kerja mas? tanya dia oh lagi cuti nih yun, refreshing lah lagi capek

oh Mbak kemana? tanyanya ya kerja, aku cuti sendirian aja waktunya lagi ndak klop dengan mbak
Mas lagi chating ya? sambil menarik kursi ke arah meja kerjaku dan duduk disampingku. Untung gambar amoy tadi udah hilang karena pas dia narik kursi aku sempat back

ndak yun Cuma surfing aja bacabaca berita bohongku, tapi dasar anak sekarang ndak ada yang gaptek lagi dah..

hmmm Dunia Sex??? Emang ada berita apa mas nih anak mulai mendekati laptopku Yuni boleh ikutan ya?? eh bukan sekedar ikutan, malahan nih anak pegang mouse ku, mulai klik sanasini, kacau dah.

Aku terpaksa agak mundurin kursiku supaya posisinya lebih enak,
Thanks ya mas, lihat bentar aja sambil badannya lebih dicondongkan ke laptopku, hampir menutupi aku.

Aku diam saja, kulihat tubuh yuni dari belakang, yah ternyata bokongnya lebih bohay, walaupun udah punya anak, kulitnya cokalt sawo matang dan sedikit berbulu, bau harum keluar dari tubuhnya, benarbenar terawat tubuhnya nih anak pikurku.

Mas isinya benarbenar sex semua nih katanya hebat yah mas ada kamasutranya, ada ceritanya, wah komplit nih, ada room yang bagus kayak gini kok yun ndak pernah tau ya

coba mas baca yang ini, seru lo

Aku maju dan membaca ceritanya. Memang aku sengaja mendekatkan wajahku kesampingnya karena pengaruh wanginya tadi aku ingin lebih mencari asal wangi itu,

Mungkin karena terlalu dekat yun agak menjauhkan wajahnya dariku, aku agak menyesal dan malu, aku diam saja sambil purapura membaca, padahal pikiranku kalut waduh gimana kalo dia cerita ke Roni yah, mati aku, bisa berabe nih urusanku dengan bini

Eh rupanya aku salah, ndak lama wajahnya mendekati wajahku lagi, Gimana mas asyik kan?? nafasnya yang wangi karena mungkin sebelumnya dia makan permen terasa sekali.

iya nih pandai kamu cari ceritanya aku berlagak tau padahal sama sekali ndak kubaca, sambil aku memalingkan wajahku kearahnya,

Karena jarak kami yang dekat, hidungku sampai menyentuh pipinya yang mulus itu, ntah terkejut atau gimana yuni justru menekan hidungku dengan wajahnya, aku cepat berpaling menghadap ke laptop, dengan pelan kukatakan Eh sorry yun kataku.

Ndak apaapa mas katanya sambil tersenyum.

Kami meneruskan membaca cerita itu.. tentang seorang tante yang bercinta dengan keponakannya.
Agak pegal badanku, aku agak sedikit mundur, kubiarkan yun lebih dekat ke laptop, sambil kusandarkan tangan kiriku ke kursi yuni,

Sebenarnya Yuni tahu tanganku ada di kursinya dia malah mundur duduknya sehingga tanganku agak tertimpa oleh bokong indahnya itu, pelanpelan kutarik tanganku, bukannya aku memindahkan tanganku malahan aku ada pada posisi sedang meraba bokongnya itu.

Cari cerita lain mas pintanya sambil menyerahkan mouse kepadaku, saat aku memegang mouse, yuni malah memindahkan tangan kanannya ke atas pahaku tepat pada selangkangan, sehingga adikku yang sudah keras ditekan lagi dengan Yuni.

Ndak kelihatan Yun, gimana mas mau cari lagi nih eh dia ngerti, kepalanya agak diturunkan dan mundur kebelakan sehingga sekarang bibirku sudah menempel ke lehernya, oh dari sini ternyata bau harum itu, wangi yang aku sukai, farfum estee lauder yang baunya sexi itu,

nih ceritanya juga bagus kataku Iya mas, yun baca kok jawabnya
Karena lehernya sudah tersentuh bibirku, ya udah aku mulai mencium lehernya, nafasku mulai ndak karuan.

Ternyata Yuni respek, dia mulai menggerakkan tangannya kekiri dan kekanan, membuat aku semakin berani dan mengarahkan ke belakang telinganya, ah.. terdengar suara pelan dari mulutnya membuat birahi semakin naik,

Tangan kiriku mulai masuk ke dalam celana trainingnya yun, mungkin hari ini dia mau fitness, makanya pake baju itu, tanganku memasuki belahan pantatnya, sekarang nafas yun yang mulai tidak teratur, dia menarik tangannya, dan mulai memegang adikku, mengeluselusnya.

Beberapa saat kemudian aku mulai menurunkan celananya, Yuni juga melakukan hal yang sama, dan lebih cepat dia langsung melorotkan celanaku..

Dia menyentuhnya seperti seorang anak yang telah menemukan lagi barang kesayangannya yang pernah hilang, kemudian sebentar ia berbalik ke arahku dan berbaring, sambil tersenyum dia mengatakan Punya Mas lebih besar dari punya suamiku yang dulu dan punya Roni, pasti istri mas puas sekali nih aku tersenyum lalu kukulum bibirnya, wah gaya French yang sudah jarang kulakukan dengan istriku, yang sedikit frigid, karena Cuma senang dgn gaya misionaris.

Sambi berciuman aku meraba payudaranya yang mungkin ukurannya 34 B, tidak terlalu besar tapi pas dgn tubuhnya, kuangkat bhnya, aku mulai memainkan putingnya, kembali nafasnya Yun memburu, aku turun ke daerah miss V nya kuturunkan lagi celananya sehingga terlihat MissVnya yang sedikit temben itu dengan bulubulu tipisnya itu, kusentuh daerah clitorisnya, karena kutau istriku palling senang disentuh di daerah itu.

Tubuh Yuni mulai bergetar ah Mas.. enak ciumannya semakin hebat lidahnya malah lebih banyak menyerang lidahku, anak ini mahir sekali pikirku,

Yun kembali ke posisi semula, wajahnya mengarahkan ke adikku yang tegang, tanpa lamalama ia mulai mengulum adikku itu Luar biasa nikmatnya, dia memang pandai sekali bercinta, pantesan Roni yang bujangan mau dengan Janda ini, karena untuk ukuran dia sudah sangat mahir sekali.

Yuni terus mengulum adikku eh MrPku itu. Seperti anak kecil yang sedang menikmati eskrim, kulanjutkan seranganku, aku meraba kembali bokongnya yang sekarang sudah tidak tertutup dengan celananya dengan posisiku yang masih duduk dikursi, aku masih bisa leluasa merabanya, tanganku mulai merayap melalui belahan bokongnya kusentuh daerah analnya, yuni agak bergeser, pasti karena geli, karena kalo istriku pasti sudah marahmarah kalo kusentuh daerah itu, tapi yuni kulihat malah membuka selangkangannya menikmati sentuhanku didaerah itu,

Setelah itu lebih kumajukan lagi tanganku menyentuh lubang Vnya, kumasukkan jariku sedikit, ah..ah desah Yuni, daerah itu terasa basah, tanganku mulai lengket dengan cairan dari lubangnya, dan kumanfaatkan untuk melicinkan daerah clitorisnya,

Kali ini Yuni lebih bergetar lagi, gerakan mengulumnya kadangkadang berhenti karena pasti ia sedang menikmatinya,

Akhirnya Yuni berdiri, dia melepaskan celananya, ndak mungkin kami bugil karena saat itu aku sedang di di ruang kerjaku yang merangkap ruang tamu kami.

Lalu Yuni naik ke atas badanku dan menghadap ke arah depan sehingga kunikmati punggungnya yang mulus ditumbuhi bulubulu halus

Yuni mengarahkan lubang missVnya ke arahku, berlagak salah aku justru mengarahkan adikku ke lubang anusnya, tapi tertahan. Yuni tersenyum dan mengatakan Mas kalo yang itu jangan sekarang yah ntar lain kali aja wah aku pikir kok dia mau, lalu aku masukkan MrP kearah lubang. Yuni mulai melakukan gerakan naik turun, tak kubiarkan tanganku diam saja, tangan kiriku meraba payudaranya yang padat itu sedangkan tangan kananku merabaraba clitorisnya, ini membuat gerakan Yuni semakin menjadi,

Aduh mas.. Terus enak sekali mas desahnya
kudekap Yuni dan kucium lehernya Mas Enak sekali
Terus mas terus mainkan mas
Iya Yun goyanganmu enak sekali yun punyamu masih rapat sekali
Mas terus mas.. yuni udah mau sampe nih
Ayo Yun aku juga udah mau
masmasmas ahhhhhhh

desahan panjang itu disertai keluarnya cairan hangat di lubang Vnya dan aku juga memuncratkan airku kedalam lubang missVnya. MrPku terasa disedotsedot oleh MissVnya Yuni, dia sangat ahli memanfaatkan otototot daerah kemaluannya, sehingga aku mencapai titik maksimum lebih hebat daripada saat aku bercinta dengan istriku

Selesai sudah Yuni mengambil Tissue dan melap daerah Vnya karena cairan yang keluar sangat banyak, setelah itu ia memakai lagi celana trainingnya, dan merapikan baju kaosnya.

Kupikir ia akan kembali kedepan, ternyata ia justru berbalik kearahku, dan menciumku dengan mesranya

Mas.. Terimakasih ya belum pernah Yun ngesex sepuas ini Yun jadi iri dengan istri mas, Yun kepingin lagi mas

Iya Yun, mas juga thanks berat nih ama Yun, cuma tadi aku keluarkan didalam, ntar kalo kamu hamil gimana?? tanyaku.

kan ada Roni mas.. biar aja dia yang tanggung jawab

wah benar juga pikirku, dan aku adalah orang yang paling setuju kalo Roni kawin ama Yuni, Dasar otak bejatku malah keluar, masak adik iparku yang jadi korban ha..ha..ha..

Untung Yuni sudah kembali kekamar Roni, karena ndak lama istriku pulang, biasa kalo aku lagi cuti dia justru masak dirumah buat makan siangku

Aku purapura kerja di depan laptopku, kali ini aku ndak berani mencium istriku, karena pasti bau Yuni masih melekat, istriku ke dapur dan aku bilang ke dia kalo aku belum mandi, padahal sudah. Hasilnya aku jadi mesti mandi 2 kali hari itu. Setelah mandi baru kudatangi istriku ke dapur, kudengar suara dua perempuan yang sedang tertawatawa,.. eh ternyata Yuni dan istriku sedang gossip, dan kelihatan akrab benar Gila pikirku hebat benar nih anak sandiwaranya.. seperti ndak ada kejadian apaapa aja, istriku ndak curiga karena emang Yuni sering dirumah walaupun Roni ndak dirumah

Hasilnya kita makan siang bertiga

Jam 1 istriku mesti kembali ke kantor, Yuni sudah kembali ke Kamar Roni
Kali ini aku baru berani mencium istriku dan dengan gombalnya aku bilang rindu nih ama mama, ndak usah ngantor lagi lah ma, dasar gombal kata istriku dan berangkat ke kantor.

Setelah kututup garasi dan kumatikan laptopku.. aku teringat kalo Yuni, takutnya pintu depan ndak terkunci, aku kerumah mertuaku lewat dapur rumah kami yang juga dapur rumah mertua, kukunci pintu depan, ah saatnya tidur siang nih

Namun saat melewati kamar Roni ntah kenapa aku ingin melihat kedalam kamarnya

Saat kubuka pintu wah ternyata ada mahluk yang sexy tadi dan ia melihatku sambil tersenyum
Hebatnya adikku langsung tegang, kudekati Yuni, ia menarik tanganku kali ini kami melakukan French kiss lebih hebat lagi, diatas kasur adik iparku

Lalu kugoda Yuni Tadi Yuni janji sesuatu dengan aku kan, kali ini boleh ndak??
Boleh mas, dulu Yun pernah melakukan dengan suamiku beberapa kali, Yun juga kepingin mas jawabnya dan

Post Terkait