Malam itu aku menginap di rumah Mbak Kristin, karena saking ngantuknya aku tertidur di atas sofa. Sekitar jam 4 pagi aku terbangun, aku masih dalam keadaan telanjang bulat tapi tertutup selimut, tapi Mbak Kristin sudah tidak ada di sofa ah mungkin, dia pindah ke kamarnya...

Aku adalah seorang dosen pasca sarjana yang mengajar dan memberi seminar di mana-mana. Aku tinggal di Bogor dan hidup cukup bahagia dengan keluargaku. Suatu ketika, sedang iseng-iseng bermain dengan internet, aku temukan dia, perempuan ini bernama Mila, (aku harap ini nama sebenarnya). Mempunyai keinginan birahi...

Sampai di Bogor saya bingung ingin kemana dulu sebab setelah sampai, ada rasa rindu di dada untuk mengetahui lebih lama tentang perubahan kota ini. Setelah berkeliling Kebun Raya saya merasa penat, akhirnya saya mampir ke pusat jajan di Mal Pasar Bogor. Pikiran saya menerawang jauh...

Dengan agak malas, Susilo pun turun dari tempat tidur. Menggerakkan bagian – bagian tubuh sambil menguap, kenudian bangun dan menyambar handuk. Lalu melangkah keluar kamar, menuju ke belakang dimana kamar mandi berada. Di dapur yang bersebelahan dengan kamar mandi, tampak istrinya yang sedang memasak. Tentunya untuk...

Tanpa membuang waktu lagi, Susilo langsung saja membagi tugas. Sebagian mempersiapkan ruang pertemuan yang akan digunakan sebagai ruang serah terima jabatan pimpinan dari pimpinan yang lama ke pimpinan yang baru – yang akan di teruskan dengan perkenalan. Sebagian lagi, di tugaskan untuk mempersiapkan konsumsi. Sementara Susilo...

“Belum pulang, Bu?” tanya Susilo. “Belum. Bukankah tadi aku sudah katakan, kalau aku ingin mengajakmu main ke rumahku . . .?” jawab Siti Nara sambil tersenyum, yang semakin membuat wajahnya bertambah cantik. “Oh, maaf, saya kira tadi Ibu tidak serius.” “Kau mau kan menemaniku pulang, Sus?” Susilo tidak bisa...

Sore itu, kembali Susilo pulang bersama Siti Nara, bosnya yang juga wanita Simpanannya. Mereka langsung menuju ke rumah Siti Nara. Sesampainya di rumah Siti Nara, keduanyapun turun dari mobil dan dengan mesra keduanya melangkah masuk ke dalam rumah itu. “Duduk, Mas,” tawar Siti Nara yang jika di...

Namun jika Nina mendesaknya, Susilo selalu memberi alasan dengan mengatakan bahwa semua hanya bohong belaka. Malah semakin didesak, Susilo malah balik marah. Yang jika diteruskan, bisa mengakibatkan pertengkaran. Sehingga Nina pun akhirnya mengalah diam. Meski dengan hati yang menjerit sakit. Karena Susilo tak mau memberitahu alasan...

“Maaf, kalau boleh aku tahu, apa yang sebenarnya terjadi padamu?”tanya Sumartono hati-hati. Sepertinya dia ingin menyinggung perasaan Nina yang dia tahu sedang dalam keadaan labil psikisnya. Nina tak langsung menjawab. Sesaat dia memandang ke wajah Sumartono, seakan berusaha untuk memastikan, apakah lelaki yang menolongnya itu benar-benar...

Ini berawal ketika aku mempunyai pacar yang ternyata dia punya saudara kembar yang identik hampir segalanya, rambutnya, bodynya, suaranya, pokoknya semua sama jadi aku sulit untuk membedakan yang mana pacarku. Ceritaku ini benar-benar nyata. Pacarku itu namanya Dina dan dia punya saudara kembar yang bernama Dini....