Cerita sex

Perselingkuhan Dengan Suami Sahabatku

Cerita sex – Wanita mana yang mau menjadi seorang janda, apalagi ketika usia masih muda seperti aku, Namaku Rita  dengan usia yang masih 26 tahun aku sudah menyandang predikat janda. Karena suamiku  yang telah 4 tahun menikahiku, melakukan perselingkuhan dengan wanita yang bekerja di dalam satu kantor dengannya. Akhirnya akupun menuntut cerai darinya karena emosi juga waktu itu.

Tapi setelah beberapa bulan kemudian aku menerima ganjaran dari perbuatanku, menuntut suamiku bercerai padahal waktu itu dia tidak mau dan beberapa kali pula meminta maaf padaku. karena menuruti emosi aku tidak mau mendengar penjelasannya, bahkan terbesit dalam hatiku untuk tidak lagi menerima cinta seorang laki-laki. Tapi belum genap satu tahun aku sudah merindukan belaian laki-laki.

Pernah suatu hari ketika aku sedang melihat film dewasa, tiba-tiba gairah dari dalam diriku memuncak. Saat itu aku tidak tahu harus bagaimana akhirnya aku pegang dan tekan sendiri memekku pakai tanganku, tapi hal itu tidak membuatku puas. Ingin rasanya aku membeli sebuah alat yang aku lihat di internet, tapi aku malu buat memesannya.

Hingga akhirnya akupun melancarkan aksiku dengan mencari seorang laki-laki yang mau memuaskan nafsuku. aku mempunyai tetangga yang bersebelahan dengan rumahku juga. Hampir setiap hari mereka selalu romantis dan merupakan pasangan muda juga, mereka mempunyai seorang anak yang baru berumur 1 tahun. Setiap pagi sebelum berangkat kerja.

Baca Juga: KESENANGAN SEKS MASA – MASA SMA

Mereka selalu bermesraan, bahkan beberapa kali juga aku melihatnya langsung ketika  Ayu mencium bibir suaminya Aryo. Saat itu aku sempat melihat kalau Aryo sepertinya memang sengaja membiarkan aku melihat mereka begituan. Sebenarnya aku tidak beda jauh dengan umur mereka, bahkan kalau di lihat-lihat aku lebih cantik dari Ayu .

Mungkin ini kesempatanku untuk mendapatkan belaian seorang pria. Akhirnya hampir setiap hari kalau ada Aryo di depan rumahnya dan dia sedang sendiri maka aku akan mencari perhatian darinya. Kalau sore hari aku akan duduk santai di teras depan rumahku juga, ketika Aryo membawa jalan anaknya di lingkungan komplek, dia akan melihatku dan aku langsung memberinya senyuman manisku.

Setelah beberapa bulan dari itu, akhirnya kamipun dapat kesempatan untuk melakukannya. Sebenarnya aku sudah mendengar kalau  Ayu pulang ke kampung halamanya, karena ada acara keluarga katanya dan dia sempat pamit padaku.  Dan menitipkan suaminya kalau-kalau dia sakit atau kenapa. Akupun mengiyakan waktu itu, tapi selama 2 hari Ayu pergi.

Suaminya  Aryo tidak sekalipun duduk santai di depan rumahnya seperti biasa. Akhirnya akupun menggunakan cara untuk menarik perhatiannya. Malam itu sebelum jam makan malam aku mendatangi rumah Aryo, beberapa kali aku memencet bel akhirnya diapun membuka pintunya ” Oh… Mbak Rita.. silahkan masuk.. ” Akupun masuk sambil membawa makanan untuk alasan aku bisa masuk kemari.

Dia tersenyum dan kembali berkata ” Itu apa Mbak… ” Aku langsung menyerahkannya ” Ini makan malam buat Aryo.. ” Kataku, setelah itu Aryobilang terima kasih dan kembali hening saat itu juga aku mencari cara lagi ” aku bisa nggak numpang kamar mandinya sebentar saja.. ” Aryo mengantarku di mana letak kamar mandinya yang berada di kamar utamanya.

Akupun masuk dan pura-pura menggunakan kamar itu, setelah aku rasa cukup akhirnya akupun keluar. Tapi di depan pintu kamar tiba-tiba Aryo menabrak tubuhku entah di sengaja atau tidak aku tidak lagi memikirkan. karena aku rasa perangkapku sudah kena, dengan berada di dekapan Aryo akupun pura-pura tidak bisa bangun tapi tetap melihat ke arah Aryo.

saat itulah dia mendaratkan bibirnya padaku. karena aku memang menuggu hal ini langsung saja aku balas mengulumnya bahkan ketika Aryo berusaha untuk menariknya. Aku semakin merapatkan bibirku dan memainkan lidahku di dalam mulutnya. Aryo tidak lagi berusaha mnenghindar dengan kedua tangannya dia menngerayangi tubuhku, aku yang sudah lama merasakan kepanasan.

langsung saja bagai kuda binal. layaknya pemain dalam film bokep aku mendorong tubuh Aryo hingga dia terjungkal dan jatuh pada tempat tidurnya, saat itu juga aku mencari kontolnya yang masih terbungkus rapi. Dengan kedua tanganku aku buka celana pendeknya yang hanya sekali tarik langsung keluar kontol lemasnya, saat itulah aku langsung mengulumnya dalam mulutku.

Aryo bangun dan setengah duduk dia melihat aksi permainanku, dia menggelinjang manakala mulutku sudah melumat habis kontolnya. Bahkan aku memasukkan semua kontolnya hingga tidak tersisa di mulutku, tapi lama-kelamaan aku merasakan kalau kontolnya sudah semakin membesar dan sampai-sampai tidak muat lagi dalam mulutku. Semakin gila aku memainkannya.

Dengan mengemut ujung kontolnya berulang-ulang kali saat itulah Aryo mendesah ” Oouugghh… aaaaggghhh… oooouuugghhh… ooouughhh… Mbak…. Rita… ” Akhirnya dia menarik tubuhku hingga menghadap pada wajahnya, saat itu aku langsung memegang kontol Aryo dan mengarahkan pada lubang memekku. Sekali tekan langsung menerobos masuk dalam memekku.

Kemudian aku goyang pantatku di atas tubuhku bahkan sampai keras juga aku memainkannya. Dan berkali-kali pula Aryo mendesah sambil memegangi tetekku yang ikut bergoyang karena menggantung bagai buah pada pohonnya. Akupun mengerang keras ketika dia meremas tetekku dengan keras sekali hingga aku merasakan sakit pada bagian dada itu.

Semakin gencar aku memainkan pantatku di atas tubuhnya, dan berkali-kali pula aku memutar pantatku “OOuughh… ooouuwww… ooouuuwwww.. Mbak… Rita.. oouuuggghh… ”  Desahan Aryo semakin membuat aku bergairah bahkan sampai-sampai aku mengerang juga ” Aaaaghhh.. aaaagghhh… aaaagghhh…. aaaagghhh… aaaagghhh… aaaaggh.. ” Tambah besar desahan nafsuku.

karena sudah lama juga aku bermain di atas tubuh Aryo akhirnya aku berbalik berada di bawah tubuh Aryo. Dan kini ganti Aryo yang menggoyang tubuhku dari bawah ” Oouugghh… aaaagghh… terus…. aaaaggghhhh……. ooouuuggghhh… .. Aryo… ooouuuggghhhhhhhh….. ” Aku bergairah menerima hentakkan kontol seperti itu, begitu memuaskan.

Akhirnya aku mencoba mengimbangi permainan Aryo. Dengan menggoyangkan pantatku ke kanan dan kekiri membuat Aryo bergelinjangan juga di buatnya, ” OOouuuugghh… ooouuugghhh… ooouuggghhh… aaaagghhhh…. aaaagghhh… aku… nggak… kuat… mbak… ooouuugghhhh… ” Semakin cepat juga dia bergoyang dan semakin lama.

Semakin cepat pula aku menggoyang dari bawah. Dan hal itu membuat Aryo semakin gencar menghentakkan kontolnya, dan benar saja akhirnya Aryo mengejang dan menekan kontolnya semakin dalam. Akhirnya muncratlah sperma kental Aryo pada lubang memekku, setelah cukup lama dia terkulai dalam dekapanku akhirnya dia turun juga kesamping tubuhku.

Akupun langsung memeluknya dengan erat sambil mengelus-elus tubuhnya, Aryo kemudian menciumku setelah mengatur nafasnya yang sedari tadi tersengal-sengal. Kamipun saling tatap di atas tempat tidur itu, kemudian kami kembali bergumul dengan tubuh masih tanpa busana sehelaaipun. Sungguh sebuah adegan sex yang tidak akan pernah aku lupakan karena sejak hari itu kami sering melakukannya.

Post Terkait