Cerita Sex

VinyStory – My Queen My Inspiration – Part V

Rencananya bagian ini gk akan aku ceritakan, yaa adegan saat aku terbangun pagi hari karna bunyi alarm. Namun pagi ini ada sesuatu yg aneh. HPku berdering berkali2 hingga akhirnya ku terbangun. Aku menjawab telpon dgn semangat, karna pasti Viny ingin membangunkanku.

Aku: Halo sayang!!!
Sinta: Eh makasi aku masih disayangi 🙂
Aku: (Tiba2 100% sadar karna terkejut), Sinta?
Sinta: Iya kak, apa kabar?
Aku: Baik, kamu gimana?
Sinta: Baik jg kak, eh denger kabar kk di Jkrta ya?
Aku: Iya, aku kerja di Jkrta
Sinta: Wah kebetulan, ketemuan yuk
Aku: Kapan2 yaa

Kita pun menyudahi telepon. Sinta adalah mantanku saat aku kuliah, dia cewek manis keturunan Chinese dan anak org kaya. Namun kita sudah putus satu tahun setelah dia lulus SMA. Alasannya? Entahlah, pokoknya udah gk cocok aja deh. Kemudian kembali kubuka HPku dan terlihat chat dari Viny lumayan banyak, saat kubuka, waduh, ternyata sedikit bencana. Viny menunjukkan screenshot dari hujatan para wota trhadap dirinya dibarengi oleh fotoku saat bertemu di parkiran P3 Mall Fx beberapa waktu lalu. Mereka menyebut ini sebuah skandal. Ada yg menggunakan kata2 kasar, ada jg yg memberi semangat. “Oshimu lacur maz”, “Kapten kok kelakuan kyk sampah”, kata2 yg sungguh menyakitkan harus dihadapi oleh seorang cewek secantik Viny. Aku membalas chat Viny “Ntar kita bahas di kntor ya, kmu tetap semangat sayangku”, kemudian Viny membalas “Udah kak, jgn dipikir, aku gpp kok, yg penting kk tetep sayang aku :)”. Hmmm, tanpa perlu menyetel music moodku menjadi naik beribu2 kali lipat.

Sepanjang perjalanan aku mendengarkan lagu Himawari. Lagu ini biasa dibawakan oleh Viny di theater.

Baca Juga: Cerita Sex Pengalamanku ML Bersama Bule Hitam

Meskipun di terpa derasnya hujan
Tanpa menyeka air mata yang jatuh
Yuk kita awali balikkan kesedihan
Kepada cerahnya masa depan

Lirik ini membuatku terharu, membayangkan seorang Viny yg berjuang demi meraih mimpi, harus menerima kenyataan pahit dihujat oleh fansnya sendiri, fans yg seharusnya selalu mendukungnya. Ahhh, aku jadi gk sabar ketemu Viny, ingin kupeluk dan kutenangkan hatinya. Setiba di kntor, prtama kali yg kulakukan adalah memanggil Viny. “Sayang”, “Eh iya kak” jawab Viny sambil tersenyum kemudian mendekatiku dan mengecup bibirku. Huhhhhh lega rasanya, trnyata Viny masih bisa tersenyum padaku. Kemudian aku mengajaknya ke ruanganku, dan percakapan pun terjadi.

Aku: Sayang, seberapa penting JKT48 bagi kamu?
Viny: Penting bgt kak, ini jalanku dlm mencapai impian
Aku: Sayang, maaf bgt, aku udah cek2 yg mention kmu di twitter dan IG, mereka kasar sama kamu, Aku harap kmu mempertimbangkannya
Viny: Kak, sekeras apapun aku dihujat, aku gk akan menyerah, krna ada kk sbg motivasiku
Aku: Tapi, sbg pacar aku gk bisa tinggal diam
Viny: Sabar ya kak, saat semua mimpiku tercapai, kta akan menikah dan tinggal bersama, itu balasan dari semua hujatan tadi

Gk pernah ku dengar kata2 seindah ini, bahkan dalam lirik lagu cinta yg selama ini kudengar sekalipun, ataukah karna kata2 ini keluar dari mulut gadis yg kucintai? Kukecup bibir Viny, dan diapun kembali ke ruangannya.

Oke, aku mulai membuka Macbookku, lalu tiba2 HPku berdering, saat ku angkat, ternyata dari Sinta, aku sengaja tidak menyimpan nomornya. “Halo sayang, lgi ngapain?” kata Sinta, “Lagi kerja nih, ntar sambung lagi” jawabku dgn sedikit ketus, “Kok kmu ketus bgt sih sayang?” kata Sinta, “Maaf ya Sin, aku udah punya pacar, jadi tolong jgn panggil sayang lagi ya” jawabku. Mendengar kata itu, Sinta marah2 padaku, niatnya menelponku adalah mengajakku balikan. Tapi aku tetap pada pendirianku, sampe akhirnya Sinta membuka aib kita berdua. “Kak, kamu yg dulu ambil keperawananku, kmu harus tanggung jawab” kata Sinta mengancam. Waduh, mendengar kata ini aku jadi gk bisa berkata2, tapi dlm hati kecilku, aku gk ada rasa sama sekali dgnnya.

Oke, aku buka penyebabku putus, aku pertama kali melakukan hubungan sex dalam hidupku adalah dgn Sinta, dan diapun begitu, namun sifatnya yg kekanak-kanakan dan hedonis membuatku gk kuat, akhirnya akupun meninggalkannya. Aku heran dpt nomerku darimana ya? Sinta terus mendesak untuk balikan, aku bersikeras mengatakan sudah gk ada rasa, sampe tiba2 dia akan mengancam siapapun yg dekat denganku, langsung kututup tlponnya.

Ahhh, nih cewek menghilangkan moodku, kemudian aku keluar dari ruangan dan menuju ke meja rapat yg letaknya tepat di samping ruangan Viny. Lalu tiba2 Viny menghampiriku, “Kak, hari ini aku ada show, sekalian mau bikin klarifikasi”, akupun bertanya “Klarifikasi apaan?”, “Maaf ya kak, aku harus berbohong ama fans dan mengatakan bahwa kita adalah keluarga”. Aku sempat terdiam dan gk ada mood untuk menjawab.

Melihatku terdiam, Viny memegang tanganku dan berkata

Viny: Kak, kok diem sih? Marah ya?
Aku: Aku gk marah, biasa aja, aku cuma pingin hajar org2 yg berkata sprti itu
Viny: Sabar kak, kk jgn marah donk, aku sayang kk
Aku: Oke Vin, lakukan apa yg menurutmu terbaik
Viny: Tapi kk janji gk akan ninggalin aku ya
Aku: Hmmmmm
Viny: Jawab kaaak, (tiba2 Viny mengeluarkan air mata)
Aku: Ehh sayang, jgn nangis, dlm kondisi apapun aku gk mngkin ninggalin kamu, aku cinta kamu
Viny: Gtu donk kak, aku jadi tenang. Kak, mau anter aku ke Fx gak?

Akupun mengantarnya ke mall Fx, sempat aku berencana untuk menonton, namun dilarang oleh Viny, setiba di Fx, Viny minta diturunkan di Lobby, lalu aku berkata, “Yakin turun di sini?”, “Iya yakin kak”, jawab Viny, “Bener nih yakin?” kataku, “Iya kak, emng kenapa?” Tanya Viny kebingungan. “Kalo aku minta dicium di sini mau gak?” Kataku dgn mesra, “Ihhh kk ku sayang, ngomong donk, ke parkiran yuuk” jawab Viny. Akupun menginjak pedal gas dan turun ke parkiran P3. Sebelum Viny turun kami berciuman dgn mesra, saling bertukar air liur dan juga lidah kami saling melilit. Setelah hampir 5 menit berciuman, akhirnya Viny melepas ciumanku dan turun dari mobil. Dia jg berpesan, ntar malem gk perlu dijemput, karna dia pulang dgn teman2nya.

Belum sampai keluar dari parkiran Fx, tiba2 Viny ngechat, “Kak, I Love u, jgn prnah tinggalin aku ya”. Ohh betapa romantisnya calon istriku ini.

Bunga matahari dalam dirimu
Saat ini berkembang entah dimana
Jika kau punya impian yang kau tuju
Haruslah itu kau ingat kembali

Lagu Himawari kembali kuputar menemani hatiku yg sedang berbunga2 mekar. Dan tiba2 “Ting” Notifikasi dari HPku, sebuah SMS masuk dan kubaca. “Temuin aku di Pacific Place sejam lagi, awas klo gak” bunyi SMS dari Sinta. Ohh shit, dia mengancamku, ahh sudahlah, mau gk mau aku harus menemuinya.

Sejam kemudian, aku mengunjungi PP dan kami janjian bertemu di salah satu resto di lntai 5. Saat bertemu secara tiba2 dia memelukku, aku berusaha melepas pelukannya.

Sinta: Kamu kenapa sih?
Aku: Maaf Sin, aku udah punya pacar
Sinta: ya udah, putusin aja, gampang kan
Aku: Enak aja, aku cinta dia
Sinta: Eh inget, kamu yg ambil keperawanan aku dulu
Aku: Iya, aku gk mngkin lupa, dan inget, kmu yg ajak aku dugem sampe mabok dan akhirnya kita melakukan hal itu

Belum sempet memesan makanan, tiba2 Viny menelponku. Akupun menjauh dari Sinta. “Halo sayang” kataku, “Cintaku lagi dmana? Jgn telat makan ya” jawab Viny mesra, “Iya sayang, kamu jg ya”. Akhirnya percakapan kami disudahi dgn kecupan mesra melalui HP.

Saat aku balik badan, tiba2 Sinta menunjukkan HPnya yg sedang membuka akun IG Viny. “Ini Pacar Kamu ya?” katanya dgn nada yg mengancam, “Eh jgn macem2 kmu ya, kita udah putus, aku gk ada rasa ama kmu” jawabku dgn tegas, kemudian Sinta berpaling sambil menangis, dan akhirnya kami tidak jadi memesan makanan. Sinta berlari sambil menangis. Kubiarkan dia menjauhiku, dan kemudian akupun kembali ke mobil dan memilih untuk balik ke Apartment. Waktu luang ini kugunakan untuk tidur siang. Saat itu sudah menunjukkan pukul 2 siang.

Tiba2 aku terbangun pukul 7 malam, wah rupanya aku benar2 terlelap dalam tidurku, saat terbangun aku mencuci mukaku terlebih dahulu kemudian ngecek HP. Saat kubuka lock screen HPku, aku trkejut, ada 13 panggilan tak terjawab dan chat yg begitu panjang. Saat kubuka semua dari Viny. Aku merasa cemas, ada apa nih. Sebelum kubaca chat darinya, kucoba tlpn, trnyata HPnya gk aktif. Berkali2 kucoba dan memang bener HPnya gk aktif. Ya ampun, aku tambah khawatir, jgn2 terjadi sesuatu ama Viny. Kemudian kubuka chat darinya.

Ini isi Chat dari Viny:
Cintaku bener2 tulus buat kk, aku menyerahkan segalanya dlm diriku buat kk.
Bahkan klo kk minta aku grad demi hubungan kita, aku akan grad kak.
Aku akan terima kk apa adanya, seburuk apapun masa lalu kk
Tapi knp kk gak jujur sama aku?
Hal yg paling menyakitkan bagi diriku adalah dikhianati
Aku sudah membayangkan masa depan bareng kk, sudah menghayal membuatkan sarapan pagi buat kk
Mengurus rumah, dan menyambut kk saat pulang kntor
Sampai punya anak, tapi semuanya jadi sirna kak.

Kemudian saat ku scroll ke bawah, betapa terkejutnya aku melihat screenshot DM IG Viny, Sinta mengirimkan beberapa foto mesra kami berdua saat masih berpacaran dulu. Foto kami sedang berciuman dan sebuah kata2 yg menyakitkan, “Andre milikku, dasar pelacur kamu”.

Kemudian di bawah foto2 tersebut masih ada chat dari Viny:
Aku gk bisa kehilangan kk, tapi aku jg gk mau punya calon imam sprti ini
Terima kasih sudah mewarnai hidupku
Thanks for all
Bye
Baju kemeja kk sudah kutitip di kntor

Ku balas chat darinya, tidak di read sama sekali. Ku telpon, ku DM IG dan Twitternya tidak ada respon, sampai akhirnya aku memutuskan menuju Mall Fx. Aku berharap bertemu dgnnya di sana. Saat tiba di Fx, trnyata masih ada show di dalam, aku melihat mereka show melalui layar besar di depan theater.

Di akhir show, ku lihat Viny meminta maaf pada fans sambil menundukkan badannya. Dia mengatakan bahwa lelaki dalam foto itu adalah keluarga bapaknya yg kebetulan ketemu di Fx. Aku jadi sedih, Viny harus menghadapi dua masalah berat sekaligus. Tapi Viny tetap tersenyum, dia berusaha menunjukkan semangatnya di depan para fans.

Teman2 semua, hampir 5 tahun aku berada di JKT48, tujuanku adalah meraih cita2 bersama kalian, jadi aku tidak akan mengkhianati kalian hanya untuk sebuah hubungan yg tidak jelas ke depannya. Kata Viny memberi klarifikasi. Aku merasakan ini adalah sindiran buatku. Aku meneteskan air mata, ingin memeluknya erat. Kemudian para fans pun keluar, aku berlalu dan menjauh, agar tidak ada fans yg mengenaliku. Aku kembali mencoba menelpon Viny, namun HPnya masih mati. Aku mencoba chat melalui Line, trnyata nama Viny hilang, berarti aku di blokir. Kubuka twitter dan IGnya, ternyata aku diblokir jg. Perasaanku gk karuan, akhirnya ku menunggu di Coffee shop samping lobby. Berharap melihatnya, namun sampai aku ditegur oleh karyawan Coffee shop tersebut karna mau tutup, Viny tidak masih tidak tampak.

Akupun memacu kendaraanku untuk kembali ke Apartment. Perasaanku begitu gundah dan sedih, gadis pujaanku menghilang dan tidak mau berhubungan dgnku. Apakah ciuman mesra kemarin adalah yg terakhir untukku? Akupun menangis menahan perasaan rindu dan khawatir ini. Kemudian aku mengirim sms ke Sinta, “Terima Kasih ya, sudah buat hatiku hancur dan kehilangan org yg aku cintai, sampai kapanpun kamu gak akan prnah ada tempat di hatiku”. Balasannya tidak kuhiraukan. Kuputar lagu Himawari dan Kinjirareta Futari dan aku menangis dalam kesedihanku yg begitu dalam. Mataku sudah sayup2 dan hampir terpejam sambil mendengarkan lagu Payung Teduh yg berjudul Akad, seolah2 flashback ke belakang. Aku membayangkan pertama kali melihatnya, pertama kali berkenalan, mengingat senyuman pertamanya. Aku benar2 menangis, cowok pun akan luluh jika dihadapkan pada posisi seperti ini. Tangisanku begitu dalam, hingga akhirnya mataku terpejam karna kantuk yg menyerangku.

Tiba2 terdengar bunyi klakson mobil dari luar apartmentku. Saat kulihat hujan sedang turun dgn deras, dan kulihat sebuah mobil sedan berwarna hitam namun aku tidak tau merknya. Kulihat dgn samar, ada siluet wajah Viny dari balik kaca jendela trsebut. Akupun berlari turun menuju mobil itu. Masih sekitar 20 meter dari mobil, tiba2 Viny membuka pintu mobil dan menuju ke arahku. Kami berdua basah kuyup karena hujan. Saat ingin kupeluk, Viny mendorongku kemudian menangis. “Sayang, aku jelasin semuanya” Pintaku.

Kemudian Viny memegang kedua tanganku, “Kak, maafin aku ya, kita putus” kata Viny, kemudian aku menangis dan berusaha mempertahankannya “Vin, aku cinta kmu, aku gk sanggup hidup tanpa kmu” Panjang lebar kata2ku keluar untuk merayu Viny, namun tiba2, klakson berbunyi dan kaca jendela terbuka secara otomatis. Seorang cowok berambut cepak berteriak, “Sayang, udah, cepat naik”, akupun terkejut dan bertanya “Vin, itu siapa?”, lalu Viny melepas tanganku sambil mundur ke arah mobil dan berkata, “Maaf kak, itu tunanganku, aku akan menikah dengannya tahun depan”.

Mendengar hal ini akupun menjatuhkan diri, dan terduduk di bawah derasnya hujan sambil menangis. Dunia serasa berhenti saat kulihat Viny menaiki mobil tersebut dan berlalu dgn tunangannya. Aku menangis sejadi2nya, hingga akupun berteriak sangat keras, Aaaaaaaaaaaaaaaaaa, tiba2 aku mendengar suara gitar terjatuh, Braaaaakkkk, wah rupanya aku menendang gitarku karena emosi, dan saat tersadar, aku sedikit lega karena itu ternyata hanya mimpi. Kebali kulihat HPku, tidak ada respon sama sekali dari Viny. Yg ada hanya sms dari karyawan kantorku, “Bos, pacar lu resign ya? Malem2 dia sms aku minta maaf, krna resign melalui sms”. Ohhh My God, cobaan apalagi ini. Akupun termenung dalam kesendirian dan kesedihan yg begitu dalam

Post Terkait