cerita sex

Women ON Top

Banyak yang mengagumi keindahan payudaraku yang berukuran 34 B,apalagi kalo aku pake baju yang kekecilan, pasti mengundang orang untuk melotot kearah payudaraku. Selain itu aku punya pantat yang sekal,ditambah lagi dengan kulitku yang putih halus membuat banyak lelakilelaki menelan ludah jika melihatku. aku suka memakai pakaian yang pedek dan ketat untuk dapat memamerkan apa yang aku miliki, dan tentu saja indahnya tubuhku sering dipuji.

Umurku baru 20 tahun. Jangan tertipu dengan usiaku yang masih muda, sebab aku sudah merasakan nikmatnya dunia ini. Aku sudah sering melakukan hubungan badan. Aku suka sex. Terkadang orientasiku pacaran adalah untuk kepuasaan duniawi.

Sore itu aku sudah bersiapsiap mau mandi di kamar mandi kamarku. aku ingin hang out ke diskotik buat menghilangkan kepenatan semingu ini kuliah sekalian juga cari lelaki cute yang bisa diajak kenalan. Aku tergolong cewe yang bebas dan kurang suka terikat dalam waktu yang lama.

Setelah pintu kamar kututup, kubuka bajuku dan celanaku, kemudian bra dan CD pink ku menyusul terlepas dari badanku. Kurasakan hembusan AC kamar menerpa tubuh telanjangku. Aku bersiapsiap masuk kamar mandi. Aku terkejut saat menatap bath up kamar mandiku. Airnya tinggal sedikit. Sialan. batinku. Aku ga mungkin bisa mandi dengan air sedikit seperti itu. Maka kuputuskan untuk menelpon PDAM. Setelah ngobrol lama dan sedikit marahmarah, akhirnya petugas itu mengiyakan permintaanku untuk mendatangkan petugasnya yang kebetulan bekerja disekitar rumahku. Dengan sedikit marah kusuruh dia agar cepat.

Sambil menunggu petugas ledeng yang dijanjikannya, aku menyempatkan diri menatap cermin besar disudut kamarku. Kutatap tubuh telanjangku yang kukagumi. Aku tersenyum bangga akan apa yang kumiliki. Kulit halus, payudara yang menantang dan pantat yang sekal. Kujamah payudaraku yang putih mulus, Ntah sudah berapa orang yang sudah menjamahnya pikirku. Tanganku perlahan mengelus bibir kemaluanku. Kemaluanku yang masih kelihatan indah walau sudah pernah dimasukin kemaluankemaluan (bahkan kemaluan yang ukurannya membuat merinding bulu kuduk).

Tanpa kusadarai aku mulai mngeluselus bibir kemaluanku. Ntah kenapa libidoku langsung naik. Belum puas aku menuntaskan hasratku, kudengar bel pintu berbunyi. mungkin petugas ledeng. Cepat juga dia batinku. Segera kuhentikan kegiatanku dan bersiapsiap untuk membukakan pintu. Kuambil daster biru ku yang berpayudara rendah untuk menutupi tubuh polosku. Aku turun ke bawah untuk membuka pintu. Setelah pintu terbuka nampaklah seorang lelaki berdiri didepan pintu dengan membawa seperangkat alat kerja.

Sore Non katanya menatapku. Matanya langsung mengarah kepayudaraku yang menyembul sedikit dibalik dasterku. Aku sedikit degdegan manakala dia tahu dibalik dasterku sudah tidak memakai apaapa lagi.

Sore juga.Kok lama sih?langsung keatas aja ya. Kran dikamarku mampet,mas. Padahal mau mandi nihujarku mengalihkan pembicaraan.

Ok non, mana yang mau diperbaikikatanya sambil menikutiku dari belakang. Mungkin sambil berjalan dia pasti menatap pantatku yang bergoyang kesanakemari. Mungkin dia tahu bahwa aku ga pakai CD dan bra, karena dasterku lumayan tipis. Aku sih cuex aja.

Setelah sampai dikamarku kusuruh dia untuk memeperbaiki kran dikamar mandiku.

Non tadi mau mandi ya?tanya

Iyalah. Kalo ga mana mungkin manggil bapakjawabku

emang kenapa?lanjutku heran.

Enggak, Beha dan Celana dalam, non diatas ranjang tuh. He..he..jadi pasti mau mandiKatanya sambil menunjuk kearah ranjang tempat bra dan Cdku sambil cengengesan. Mati aku pikirku. Berarti dia tahu dong kalo aku ga pake apaapa lagi. Tapi perlahanlahan aku mulai menikmati suasanan ini. Malah ada perasaan senang kala tubuh indahku dikagumi orang lain.

Ya udah, kenapa emang. Lansung aja kerjaujarku purapura marah.

Ok..ok..Katanya sambil membuka bajunya sehingga badannya yang hitam mengkilat terlihat.

Biar ga basah katanya sambil melempar bajunya keranjang tempat bra dan Cdku tergeletak. Dia mulai bekerja memutarmutar keran kamar mandiku. Aku menatapnya bekerja. Orangnya sedikit gendut, hal itu kulihat dari lemak yang ada diperutnya. Tapi badangnya cukup tinggi dan berisi. Umurnya sekitar 35 tahun. Dari otototot dilengannya aku tahu bahwa dia sering bekerja menggunakan otot.

Ntah kenapa nafsuku mulai naik. Mungkin karena sudah 2 minggu ini tidak ML atau karena masturbasiku yang terhalang tadi. Tibatiba Mulai timbul pikiran jorok dikepalaku. gimana seandainya kuberikan tubuhku untuk dicicipinya dan aku juga dapat merasakan kemaluannya. Aku sudah pernah merasakan bercinta dengan pekerja kasar seperti dia (Baca kenanganku dengan penjaga kampusku), rasanya nikmat sekali karena staminanya yang kuat dan bisa membuatku melayanglayang.

Aku mulai memikirkan bagaimana cara untuk mendapatkan kesempatan itu. Aku yakin dia tidak akan menolak. Bodoh saja jika ada yang menolak bercinta dengan gadis muda yang cantik dan sexy sepertiku. Apalagi kondisi rumah mendukung, sepi dan sunyi tanpa orang kecuali kami berdua.

Aku lalu berpurapura mendekat ke arahnya dan berdiri dipintu kamar mandi.

Sudah selesai belum pakUjarku sambil purapura menunduk dihadapanya. Dia bukannya menjawab malah matanya melotot kearah rongga dasterku. Aku tahu payudaraku hampir setengah memcuat keluar.

Oh..eh..sebentar lagi,nonkatanya gugup sambil berpurapura bekerja terus. Tapi sesekali diliriknya ke arahku. Aku makin menundukkkan tubuhku purapura mengerahkan pandangaku ke keran air yang dipegangangnya. Dia terbelalak melihat payudaraku yang tergantung indah. Malah puting susuku sekilah tersingkap dari balik dasterku. Aku purapura tidak memeprhatikannya.

Perlahanlahan kulihat tangannya bergerak kearah payudaraku, dan langsung diremasnya payudaraku itu. Aku purapura terkejut dan segera berdiri.

Jangan Kurang ajar ya , pak. Nanti saya laporkan ke polisi ucapku purapura marah.Dia bukannya takut malah dengan sigap ditanggapkapnya kedua tanganku. Lalu dibalikkannya tubuhku hingga aku dipeluknya dari belakang. Aku purapura merontaronta kala tangannya dengan kasar meremasremas payudaraku. Remasannya cukup keras sehingga aku menjerit.

Hentikan..hentikan..teriakku.

Sudahlah neng. Ga ada gunanya berontak. Kan non yang mencingmancing sayaKatanya sambil mengarahkan ciumannnya keleher jenjangku. Aku mendesah tertahan kala bibirnya memagut salah satu titik sensitifku. Libidoku langsung naik. Apalagi tangannya mulai merabaraba paha dan kemaluanku yang sudah basah. Aku yang daritadi berpurapura berontak mulai mendesahdesah. Meyadari aku yang purapura berontak membuatnya melepaskanku.

Aku tersenyum genit kearahnya.

Nakal kamu yaujarnya sambil menyergapku yang berdiri menantang. Dia lalu melumat bibir mungilku dengan bibirnya yang tebal dan kasar itu. Walaupun nafasnya bau namun naluri sexku membuatku lupa akan segalanya, lidahku malah ikut bermain dengan liar dengan lidahnya sampai ludah kami bertukar dan menetesnetes sekitar bibir.

Kemudian dia menurunkan dasterku dari kiri dan kanan pundakku sehingga payudaraku terpampang dihadapannya.Dia cukup kaget setelah melihat gumpalan daging yang bulat, besar dengan puting kecoklatan.

hhmmmm, susu non sungguh besar, sudah lama bapak tidak merasakan ini, katanya sambil meremasremas payudaraku. Berbeda dengan awal tadi yang cenderung kasar, kali ini dia dengan lembut menikmati payudaraku. Dieluselusnya sambil putingku dipencetpencet. Aku hanya memejamkan mata sambil bersandar ke dinding kamar mandi. Kedua payudaraku menjadi bulanbulanan tangannya. Aku menikmatinya.

Mataku terbuka kala kurasakan sebuah benda basah menempel diujung putingku. Kulihat dia sudah mulai menggunakan mulutnya untuk melumat payudaraku.

Ouh..pak.terusjilat payudarakuouhhhh… desahku sambil mengigit bibirku menahan gejolak dipayudaraku.

Senang ya bapak gigit seperti ini?katanya sambil menggigit payudara kananku dengan pelan. Aku hanya mengangguk pelan dan makin kuat mengigit bibiku saking nikmatnya. Giginya yang bermain dipayudaraku membuatku makin melayang.

hmmmsungguh gempal dan padat, kencang sekali susumukatanya lagi sambil menariknarik benda kenyal itu dengan mulutnya. Aku tak bisa berkata apaapa lagi. Payudaraku merupakan titik paling sensitifku, jadi ketika memepermainkanya, kurasakan darahku mengalir dengan cepat. Puas mengerjai payudaraku dia lalu melepaskan dasterku dari kakiku sehingga aku telanjang total. Matamya terbelalak melihat kepolosanku. Siapa sih yang tidak kagum melihat tubuh telanjang seorang gadis belia sepertiku. Apalagi kesexyan tubuhku kini terpampang jelas.

Bagus ga, Pak tubuhku pak? tanyaku sambil mengusap perutku. Dia hanya mengagguk pelan sambil matanya melotot kekemaluanku. Aku yang memang gila pujian merasa senang sekali karena dia sangat menyukai keindahan tubuhku.

Karena melihat kondisi kamar mandi yang kurang kondusif untuk bercinta maka aku mengajaknya keranjang kamarku. Dia hanya mengikutiku dari belakang. Bra,CD dan bajuku dan juga bajunya yang tadinya terletak diranjangku, kubuang kelantai. Aku lalu naik ketempat tidur. Aku ingin memancing nafsunya sekaligus aku ingin melepaskan ke`liaran`ku. Maka kubuat tubuhku menungging kearahnya. Kuarahkan pantatku kearahnya seolah menantang untuk ditampar. Kepalaku kudaratkan dibantal, lalu pantatku kubuat lebih menungging.

Posisiku yang menungging seperti itu membuat kemaluanku bisa dilihatnya dari tempatnya berdiri. aku ingin melepaskan obsesiku yang telah lama kupendam, dimana aku dengan telanjang bulat memarkan keindahan tubuhku didepan orang lain. Kupamerkan kemaluanku yang ditumbuhi bulubulu halus kearahnya. Matanya hampir copot melihat anak gadis berusia 20 tahun, cantik dan sexy menungging telanjang dihadapannya. Hal itu membuatku makin basah. Walau belum diapapapain, tapi aku bisa merasakan kenikmatan yang tiada tara berpose bugil seperti ini.

Kugerakkan tanganku memanggilnya yang terbengongbengong melihat kesintalan tubuhku yang siap menjadi santapannya. Seperti orang bodoh dia mendekat perlahan sehingga jarakku dan dia hanya tinggal setengah meter. Dia tidak tahu mau ngapain selain bengong melihat tubuh telanjangku.

Pak..Desahku manja sambl menggigit bibirku kearahnya. Kueluselus pantatku sambil sesekali kuarahkan jariku menyelinap ke liangku. Aku berusaha menggodanya.

Kutarik tangannya untuk merasakan kehalusan kulit pantatku. Dia lalu mulai merabaraba pantataku yang putih mulus bak pualam. Dielusnya juga kulit pahaku dengan tangannya yang kasar. Kasarnya tangannya sangat kontras dengan pantatku yang lembut. Punggungku pun kemudian menjadi persinggahan tangannya. Diraba dan dielusnya punggungku. Bahkan tangnya sesekali turun kebawah punggungku untuk meremas payudaraku yang semakin ranum karena aku menungging. Bagian belakang tubuhku tidak ada yang luput dari rabaannya.

sempurna sekali kulit,non. Katanya sabil menepuknepuk pantatku yang montok.

Ayo Pak nikmatin aku sepuasmu. Kapan lagi bapak bisa merasakan kenikmatan bercinta dengan gadis muda sepertikuUjarku.

Puas meraba sekarang giliran lidahnya yang merasakan kelembutan kulit pantatku. Kurasakan air liurnya dipantatku bagian kanan. Dia menjilatjilat pantatku dari kanan kekiri. lama kelamaan jilatannya pada pantat mulusku semakin turun.. dan akhirnya sampai di kewanitaanku, aku bergetar seperti kestrum listrik saat lidahnya menerobos liang sengamaku.

Oh.auw.ohh.desahku tertahan. Aku makin melebarkan pahaku untuk memberikan keleluasaan pada mulutnya untuk bergerilya. lidahnya bergerakgerak liar di klitorisku. Aku menggigit bantal kala ujung lidahnya masuk semakin kedalam ke liang kenikmatanku. Lidahnya bergerakgerak liar diantara kemaluan dan dubur, sehingga aku hilang kendali. Aku merintih, mendesah bahkan menjeritjerit merasakan kenikmatan yang tiada taranya.

Tidak berapa lama kemudian akhirnya aku orgasme dengan permainannya dikemaluanku.

ohh.aku keluar.arrrr..desahku mewarnai orgasmeku yang pertama.

Dia melepaskan tubuhku, aku membalikkan badan hingga telentang diranjang dengan sisasisa orgamesku. Kulihat matanya yang masih tak berkedit menatap tubuh polosku. Kami istirahat sebentar sebelum melanjutkan ronde berikutnya. Dia mendekat kearahku, Payudaraku yang naik turun perlahanlahan dijamahnya. Dieluselusnya putingku lagi. Hal itu membuat libidoku perlahanlahan naik lagi.

Non,sangat cantik saat orgasme kayak giniKatanya sambil tetap meraba payudaraku.

Aku mulai berani, maka kuelus kemaluannya dari luar. Kurasakan benda bulat padat berada digenggamanku. Walau belum melihat kemaluannya, tapi aku tahu pasti ukurannya diatas ratarata. Hal itu membuatku makin bernafsu. Aku penasaran dengan isi celana dalamnya.

Pak,buka dong Celananya. Masa aliah sudah bugil total bapak masih pake celanaRengekku manja.

Tenang adik manis. Bapak akan buka, dan kamu pasti akan terkejut lihat kontol bapakkatanya sambil tersenyum.

Lalu dia membuka celananya sehingga benda dibaliknya kini dapat mengacung dengan gagah dan tegak. Aku menatap takjub pada organ tubuh itu, begitu besar dan berurat aku sudah tidak sabar lagi menggenggam dan mengulumnya.

Pak sini, saya mau pegang. Bujukku kepadanya. Dia lalu mendekat. Kusuruh dia berbaring telentang ditengah ranjang. Lalu Kugenggam kemaluan besar itu. Sungguh panjang dan kokoh. Tangan mungilku sangat kontras dengan kemaluannya. Ukuranya kirakira lebih dari sejengkal. Kueluselus kemaluan itu sambil kukocokkocok. Dia merem melak menikmati elusan jariku. Baru dielus aja udah meremmelek. Belum tahu aja dia saat merasakan isapanku, batinku.

Pak.. aku kulum ya.. Pak! desahku tak tahan lagi ingin mengulum kemaluan itu. Dia hanya mengangguk.Aku mulai menundukkan kepalaku, lalu mendekatkan wajahku kekemaluannya. Kemaluannya tidak terlalu bau sehingga tanpa menunggu lama aku langsung memasukkannya kemulutku. Oohh.. batang itu begitu gemuk dan berdiameter lebar, sehingga akupun harus membuka mulutku selebarlebarnya agar bisa mamasukkannya. Kurasakan batangnya bergetar dibibir mungilku. mulutku yang kecil tidak sanggup menampung semua batangnya, masih ada sisia diluar mulutku kirakira beberap centi lagi, tapi tak kupaksakan. Aku lalu mulai mengisapnya dan memijati buah pelirnya dengan tanganku. Dia mendesahdesah enak menikmati permainanku,

Ah,nonenak sekalida pengalaman ya?ah..ah.. ceracaunya.

Ehmehm.Hanya itu yang keluar dari mulutku. aku tetap berkonsentrasi mengoralnya. Dia pasti tidak habis pikir bisa merasakan orak sex dari gadis belia yang cantik sepertiku.

Untuk menaikkan tempo permainan, Kemudian kami mengatur posisi kami sedemikian rupa menjadi gaya 69. Aku naik ke wajahnya sehingga kemaluanku tepat didepan mulutnya. Kemudian aku kembali membungkukkan tubuhku, kuraih benda kesukaanku itu, dalam genggamanku kukocok perlahan sambil menjilatinya. Kugerakkan lidahku menelusuri pelosok batang itu, buah pelirnya kuemut sejenak, lalu jilatanku naik lagi ke ujungnya dimana aku mulai membuka mulut siap menelannya lagi.

Dia kembali mendesahdesah kenikmatan sementara aku juga merasa geli di bawah sana, kurasakan tangannya mulai mengeluselus kulit pantatku. Jarinya tidak tinggal diam. Tak berapa lama kemudian ada gerakan memutarmutar di dalam liang kemaluanku oleh jarinya. 1 buah jarinya dimasukkan lebih dalam kekemaluanku sehingga aku makin melayang. Tak sampai disitu saja jarijari lain dari tangan yang sama mengeluselus klitorisku. Dan satu hal yang membuatku makin liar adalah saat lidahnya juga turut menjilati kemaluanku. Sungguh suatu sensasi yang hebat sekali sampai pinggulku turut bergoyang menikmatinya, juga semakin bersemangat mengulum kemaluannya.

Ruangan ini semaki panas saja, dimana terjadi pergumulan antara 2 orang yang beda umur dan beda status.

Aku sudah tidak tahan lagi. Ayo pak, entot akuPintaku sambil melepas kemaluannya dari mulutku.

Aku lalu tertidur telentang dengan kemaluanku kubuka lebarlebar siap menerima desakan kemaluannya. Dia ternyata mengerti, maka perlahanlahan dia berdiri didepanku. Matanya dengan tajam memandang daerah di sekitar selangkanganku. Nafas lakilaki itu demikian memburu. Kemudian diarahkannya kemaluannya yang sudah tegang itu liangku. Aku memejamkan mata menikmati detikdetik ketika kemaluannya menerobos kemaluanku.

Walau bukan yang pertama kali bercinta, tapi Kemaluannya kesulitan menjebol kemaluanku yang masih sempit itu. kepala kemaluannya yang besar itu menggesek clitoris di liang senggamaku hingga aku merintih kenikmatan. Ia terus berusaha menekankan miliknya ke dalam milikku yang memang sudah sangat basah. Pelahanlahan benda itu meluncur masuk ke dalam milikku. Dan ketika dengan kasar dia tibatiba menekankan miliknya seluruhnya amblas ke dalam diriku aku tak kuasa menahan diri untuk tidak memekik. Perasaan luar biasa bercampur sedikit pedih menguasai diriku, hingga badanku mengejang beberapa detik.

ahh.ahhh..ahhhhhhhhhhhhhhhhh Aku menjerit dengan panjang sama seperti pertama kali ada kemaluan memasuki kemaluanku. Dia bukannya mengerti malah dengan kecepatan tinggi mulai menggenjotku sehingga aku merasa kesakitan.

pakauw..pelan.pela.n. ohh.auw teriakku.

Dia tidak menghiraukan jeritanku yang meminta dia sedikit lembut. Dia malah dengan brutal menegesekgesek kemaluanku. Kuomeli dia untuk sedikit lebih lembut. Namun dia tidak menghiraukan, kemaluanku dipompanya seperti orang kesetanan. Lambat laun rasa sakit mulai hilang digantikan rasa nikmat yang tiada tara.

Ahh.ahhhyes.nik.mat.desahku mulai bisa menimati kekasarnya.

Aku sungguh tak kuasa untuk tidak merintih setiap dia menggerakkan pantatnya kearahku, gesekan demi gesekan di dinding dalam liang senggamaku sungguh membuatku lupa ingatan. Rasa geli, enak dan entah apalagi berbaur ditubuhku membuat pinggulku mengeliatgeliat mengikuti tusukantusukannya.

Payudaraku tergonyanggoncang ketas dan kebawah,mengikuti gerakan tubuhku. Aku bisa melihat bagaimana batang kemaluan lelaki itu keluar masuk ke dalam liang kemaluanku. Aku selalu menahan nafas ketika benda itu menusuk ke dalam. Milikku hampir tidak dapat menampung ukurannya yang gede itu, dan ini makin membuatnya tergilagila.

Ohh.nikmat sekali jepitan memekmu. Katanya.Mimpi apa aku bisa ngentot dengan gadis cantik sepertimu..ahhh..hhhh

ayo,pak sodok terus. Nikmatin tubuhku..ahh..ah..Jawabku sebisaku.

Aku kemudian menarik tangannya lalu kutempelkan di payudaraku. tangannya lalu meremasremas payudaraku yang bergoyang bebas. Diremasnya payudaraku yang kanan dengan tangan kirinya. Aku dapat merasakan puting susuku mulai mengeras. Sodokannya yang liar serta remasannya dipayudaraku membuat aku merasa kemaluanku seperti mau meledak rasanya. Dalam waktu duapuluh menit saja aku sudah dibuatnya orgasme panjang sementara dia sendiri belum menunjukkan tandatanda akan keluar. Aku menjerit sekuat tenaga merasakan cairan cintaku mengalir dengan derasnya. Dia masih terus menyodokku hingga orgasmeku makin panjang.

Lalu dia merubah posisi dibalikkannya tubuhku hingga nungging dengan kedua lututku bertumpu diatas tempat tidur. Aku yang masih lemas menurut saja apa kemauannnya. BlesssDia kembali menusukku, tapi kali ini dari belakang, posisi seperti ini membuat sodokannya terasa makin dalam saja. Aku mendesah sambil meremasremas sprei menghayati kemaluannya yang mulai keluarmasuk.. Sambil menyodokku dia meraih payudaraku yang berayunayun. Payudaraku dijadikannya pegangannya untuk memacu tubuhku. Kembali kenikmatan yang kurasakan.

Permainan nya sungguh membuatku terhanyut, dia memulainya dengan genjotangenjotan pelan, tapi lamakelamaan sodokannya terasa makin keras dan kasar sampai tubuhku berguncang dengan hebatnya.Gesekangesekan kemaluannya dengan dinding kemaluanku seperti menimbulkan getarangetaran listrik yang membuatku gila. Mataku mebeliakbeliak keenakan. Aku ikut menggoyangkan pantatku sehingga terdengar suara badan kami beradu. Suara springbedku berdenyitdenyit bercampur baur dengan erangan kami.

Tak lama kemudian aku kembali orgasme, tubuhku lemas sekali setelah sebelumnya mengejang hebat, keringatku sudah menetesnetes di ranjang. Namun sepertinya dia masih belum selesai, nampak dari kemaluannya yang masih tegang. Dia cuman menarik kemaluannya dan duduk diranjang, lumayan aku bisa beristirahat sebentar karena dia sendiri katanya kecapekan tapi masih belum keluar. Kami menghimpun kembali tenaga yang terceraiberai.

Bapak kok belum keluar sih?Padahal saya sudah keluar 3 kali?tanyaku heran sambil ngosngosan.

Bapak memang punya stamina yang kuat non. Bapak kan pekerja kasar. Jadi tenaga bapak kuat. Jangankan seorang non, 10 orang juga bapak jabanin.he..he..katanya.

Aku hanya tersenyum. Kemudian aku permisi kepadanya untuk mengambil air dikulkas. Kerongkonganku kering karena berteriakteriak dari tadi. Aku lalu turun kelantai bawah ke arah dapur. Dengan masih telanjang (karena dirumah tiada siapasiapa selain kami berdua), aku mendekati lemari es. Aku menuangkan air dingin dari kulkas dan meminumnya. Lega rasanya saat air bening itu mengalir membasahi mulutku. Setelah menutup pintu kulkas aku membalik badan kulihat dia turun dari tangga dan menghampiriku. Aku melihat tubuh telanjangnya, badannya semakin mengkilat karena keringat. Kulirik kemaluannya masih dalam posisi tegang maksimal.

Non lanjutin lagi,yuk. Bapak sudah tidak tahan lagiBujuknya kepadaku.

Sambil berkata begitu dia mengeluselus kemaluannya. Sungguh aneh membayangkan seorang bapakbapak mengocokngocok kemaluannya didepan seorang gadis belia. kemudian aku mendekatinya. Aku ingin memuaskannya. Lalu aku aku mendekatkan mulutku kewajahnya, mulut kami mulai saling memagut, lidah kami saling saling membelit. kugenggam kemaluannya dan kupijati. Kurasakan tangannya meraba punggungku. Elusannya mulai turun dari punggungku ke bongkahan pantatku yang lalu dia remasi. Kemudian kuajak dia ke ruang tengah lalu kupersilakan dia duduk di sofa. Aku ingin gaya woman on top.

sekarang saya yang akan puaskan bapakUjarku sambil mendorongnya agar bersandar di sofa. Sofa ruang tamuku ini mengingatkanku akan Alan mantanku. Kami pernah bercinta disini. Bagaimana ya jika dia tahu bahwa sekarang seorang bapakbapak menikmati tubuhku sama seperti dia menikmati tubuhku juga?

Kemudian kuangkat pantatku dan mengarahkan kemaluanku kekemaluannya. Kuturunkan tubuhku perlahanlahan kearaha batangnya yang sudah sangat tegang. Dia memegang kemaluannya siap menerima jepitan kemaluanku. Sedikit demi sedikit aku merasakan ruang kemaluanku terisi dan dengan beberapa hentakan masuklah batang itu seluruhnya ke dalamku.

Pa.k..kohhh.! desahku dengan tubuh menegang dan mencengkram bahunya. Aku tak kuasa untuk tidak menjerit pelan kala batangnya membelah bibir kemaluanku. Sama sepertiku dia juga mendesah menyebut namaku saat kemaluannya amblas ditelan kemaluanku.

aliahahhhhhhhhhhhhhhh dia mendesah nikmat.

Kurasakan liangku penuh dan sedikit perih , tapi itu cuma sebentar karena selanjutnya yang terasa hanyalah nikmat. secara perlahanlahan aku menaikturunkan tubuhku diatas kemaluannya. Kupacu kejantannya dengan goyanganku. Kadang cepat kadang lambat. Aku meliukliuk diatas batangnya yang besar itu. Aku tibatiba menjadi gadis yang liar yang butuh kenikmatan. Aku sangat menikmati posisi ini,karena aku bisa mengendalikan permainan. Posisi ini pasti kulakukan jika bercinta dengan pasanganku.

Desahandesahan nikmat menandai keluar masuknya batangnya. Kemaluan itu terasa menyodok semakin dalam bahkan sepertinya menyentuh dasar rahimku. aku tak rela kalau sensasi ini cepatcepat berlalu

Payudaraku yang sudah menegang maksimun terayunayun dengan indah dihadapannya. Dia juga mulai membantu menyodoknyodok kemaluannya,sehingga kenikmatan yang kurasakan semakin bertambah. Sambil meyodokku dia meremasremas pantatku. Malah terkadang dia mengangkat pantatku lalu menurunkannya lagi dengan cepat.

ahh..ahhhterus pak.puaskan akuahhh jeritku seiring dengan naikturunnya tubuhku.

Tubuhku terlonjaklonjak dan tertekuk menahan persetubuhan yang sensasional ini. Hal itu membuat payudaraku semakin membusung ke arahnya. Kesempatan ini dimanfaatkan dia dengan baik, dia langsung melumat payudaraku yang kanan dengan mulutnya. Aku semakin menjerit keras. dengusan nafasnya dan jilatannya membuatku merinding dan makin terbakar birahi. Kuremas rambutnya dengan kuat. Malah dia semakin menyerangku dengan meremasremas payudaraku yang kiri serta memilinmilin putingnya. 25 menit lamanya kami berpacu dalam gaya demikian. Saling berlombalomba mencapai puncak. Sodokansodokannya makin lama makin cepat dan makin berirama. Mulutnya tak hentihenti mencupangi payudaraku yang mencuat di depan wajahnya, sesekali mulutnya juga mampir di pundak dan leherku. Payudaraku yg padat, kencang dan halus kiri menjadi kemerahmerahan akibat disedotsedotnya.

Sungguh kenikmatan yang sangat sempurna. (Hal inilah yang membuatku ketagihan sex). Tangannya yang tadi lembut mengerayangi payudaraku yang kiri, sekarang cenderung kasar. Aku sudah tidak merasakan kekasaran tanganya dan giginya yang menggit payudaraku. Yang kurasakan hanya nikmat dan nikmat. Gesekangesekan diliang kewanitaanku serta remasan remasan di payudaraku membuat pertahananku sebentar lagi akan jebol. Pandanganku kabur dan kurasakan kesadaranku hilang. Akhirnya akupun tak bisa menahan orgasmeku.

Aaaahhkkkka.ku.ke.luarakhhhhhhhhhhh!jeritku bersamaan dengan mengucurnya cairan cintaku diatas kemaluannya.

Tapi dia belum juga selesai. Dia masih menggoyanggoyangkan tubuhnya. Aku yang sudah lemas hanya bias mengikuti irama goyangnnya. Harus kuakui sungguh hebat lelaki seperti dia dapat bertahan begitu lama dan membuatku orgasme berkalikali.Kemudian dengan kasar di dorongnya tubuhku keatas sofa sehingga aku telentang. Dia lalu naik ke payudaraku. Di sana dia menjepitkan kemaluannya yang sudah licin mengkilap itu di antara kedua payudaraku, lalu dikocoknya. Payudaraku yang besar sanggup menjepit kemaluannya. Dia mengocokngocok kemaluannya sampai maninya menyempot dengan deras membasahi wajah dan payudaraku.

Aku sudah kehabisan tenaga, kubiarkan saja maninya berlepotan di tubuhku, bahkan yang mengalir masuk ke mulut pun kutelan sekalian. Kemudian dia menempelkan kemaluannya pada bibirku dan menyuruhku membersihkannya. Kujilati kemaluan itu sampai bersih dan kutelan sisasisa maninya. Setelahnya dia terduduk lemas disofa.

Terimakasih Devina. Tubuhmu sangat nikmat sekalikatanya puas.

Itulah kisahku dengan tukang ledeng. Pengalamanku dengan para pekerja kasar membuatku merindukan saatsaat bercinta dengan mereka. Sejak saat itu aku mulai berpetualang dari pekerja kasar yang satu ke yang lain.

Post Terkait

4total visits,2visits today